229 NELAYAN DARI LIMA KECAMATAN TERIMA BANTUAN DI DESA LERO

KAREBA SULTENG NEWS – DONGGALA

Penyerahan bantuan dampak inflasi usaha nelayan, budidaya ikan skala kecil, pemasar dan pengolah hasil perikanan, kembali dilaksanakan oleh Dinas Perikanan Kabupaten Donggala. Mengambil tempat di Desa Lero Kecamatan Sindue. pada Hari Selasa (20/12).

Hadir dalam acara tersebut Forkopimda, Ketua Karang Taruna Kabupaten Donggala, Camat Sindue, Camat Tanantove, Camat Labuan, beberapa Pimpinan OPD dan Kepala Bagian Sekretariat Daerah Kabupaten Donggala. serta 229 Kepala Keluarga (KK) penerima manfaat dari lima Kecamatan yaitu Tanatovea, Labuan, Sindue, Sindue Tombusabora, dan Sindue Tobata.

Camat Sindue dalam sambutannya mengatakan terimakasih kepada Dinas Perikanan Kabupaten Donggala yang telah memperhatikan Nelayan di daerah nya, beliau berharap kedepan Dinas Perikanan kembali memberikan bantuan kepada masyarakat Khususnya di Kecamatan Sindue karena masih banyak masyarakat yang belum tersentuh bauntuan oleh Pemerintah.

Diserahkan langsung oleh Bupati Donggala DR. Drs. Kasman Lassa, SH., MH., AIFO kepada 229 Nelayan di lima Kecamatan yaitu Tanatovea, Labuan, Sindue, Sindue Tombusabora, dan Sindue Tobata. Menerima Bantuan berupa Voucher Sembako dan Voucher BBM masing-masing senilai Rp.300.000,- dengan jumlah Rp.600.000,- Merupakan Bantuan Perikanan Donggala, sebagai penanggulangan dampak Inflasi.

Dalam sambutannya Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Donggala Ali Assagaf mengatakan “Kabupaten Donggala mendapatkan kewajiban dan tanggung jawab, program dampak penanggulangan inflasi yaitu sebanyak 800 KK yang tersebar di 14 kecamatan.

Masih kata Ali Assagaf Untuk tahap pertama sudah dilakukan di Kecamatan sojol utara  kepada 66 orang nelayan dan kemarin kita berikan kepada Kecamatan Banawa, Banawa Tengah dan Banawa Selatan dengan jumlah penerima yaitu sebanyak 266 Kepala Keluarga (KK).

Kami mendapat tugas dan tanggung jawab dari Bapak Bupati bersama tim Forkopimda terkait dengan penanggulangan dampak inflasi ini di Sektor Perikanan sebesar Rp.600.000,-per KK per Rumah tangga Perikanan, kemudian Rp.600.000,- ini kami bagi dua yaitu 50% untuk kebutuhan sembako dan 50% lagi untuk kebutuhan BBM,”tegasnya.

Dimana metode dan mekanisme yang dilaksanakan yaitu pertama membuat SPK atau Surat Perintah Kerja, sesuai dengan Kepres pengadaan barang dan jasa, yaitu kami melakukan SPK untuk melakukan kerjasama dengan Alfamidi dalam bentuk Voucher Sembako dan dengan pihak Pertamina juga dalam bentuk Voucher BBM yaitu melalui SPBU terdekat. Ujarnya.

Sementara itu Bupati Donggala DR. Drs. Kasman Lassa, SH., MH., AIFO dalam sambutannya mengatakan “Data penerima bantuan diambil berdasarkan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Yang pada awalnya data tersebut dari Kepala Dusun, RT-RW, Kepala Desa, Lurah yang diketahui oleh camat, kemudian disampaikan ke Dinas Sosial dan selanjutnya Dinas Sosial melakukan verifikasi, hal tersebut dilakukan bertujuan untuk mengetahui kebenaran dari pada data masyarakat tersebut, kemudian hasil dari verifikasi dikirim ke pemerintah pusat. jelas Bupati.

Memang bantuan yang diberikan tidak seberapa tetapi hal ini merupakan wujud kepedulian Pemerintah untuk membantu Masyarakat Nelayan karena dampak Inflasi.

Pemerintah Kabupaten Donggala melalui OPD-nya Dinas dan Badan, ada beberapa Program Bantuan yang juga diberikan kepada masyarakat seperti Dinas Perhubungan yang menyasar kepada Tukang Ojek dan Supir Angkot ini juga kami perhatikan dan kita berikan Bantuan Sebagai bentuk dari Penanggulangan dampak Inflasi. Terang Bupati.

Bantuan sebesar 600ribu diberikan full tanpa adanya potongan Pajak, Kasman Lassa juga mengingatkan kepada Staf Dinas Perikanan jangan sampai melakukan Pungutan kepada Nelayan Penerima Bantuan. Kalau ada yang berani dan ketahuan, dirinya tidak akan segan-segan memberi sangsi berat. Tegasnya.

Kemudian Bupati Donggala secara simbolis menyerahkan Voucher Sembako dan Voucher BBM kepada Masyarakat penerima bantuan, bergantian dengan Forkopimda dan Pimpinan OPD menyerahkan Voucher Sembako dan Voucher BBM kepada 229 Kepala Keluarga (KK) penerima manfaat.

Kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan penyerahan bantuan dampak inflasi, oleh Bupati Donggala bersama perwakilan dari masyarakat penerima bantuan disaksikan oleh Forkopimda dan segenap Pimpinan OPD.

Dari pantauan awak media Nelayan yang telah menerima Voucher selanjutnya bergegas menuju SPBU yang telah di tetepkan dan menuju Alfamidi terdekat untuk menukarkan Voucher yang mereka terima barusan.

 

Foto & Penulis

NKS

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.