GREAT FIGHTING SPIRIT TUAI HASIL MAKSIMAL, PERSIPAL BU 2 – 1 PSBS BIAK

KAREBA SULTENG NEWS – LIGA 2 INDONESIA

Great fighting spirit Laskar Tadulako dipertontonkan dalam duel panas, saat menjamu PSBS Biak di Stadion Gawalise pada hari kamis (22/09/2022). Persipal berhasil meredam permainan keras PSBS Biak dan berhasil meraih poin sempurna dengan skor 2 -1.

Laga home Persipal dalam lanjut an kompetisi Liga 2 Indonesia grup c wilayah timur menjamu PSBS Biak, di Stadion Gawalise pada hari kamis (22/09/2022). Kick-off dimulakan pukul 15 : 15 wita wasit Sugito Ahia meniup peluit tanda pertandingan dimulai bersamaan dengan turunnya hujan. disaksikan sekitar 1.000 an penonton yang hadir langsung menyaksikan jalannya pertandingan yang penuh ketegangan dan berakhir dramatis itu, untuk kemenangan Fajar handika and friends.

 

Babak pertama baru berjalan 12 menit, pertandingan harus dihentikan karena factor cuaca yang memaksa wasit menghentikan pertandingan karena hujan semakain deras, dan menunggu selama 15 menit sampai hujan reda. Padahal ketika itu Persipal mendominasi permainan. Serangan Laskar Tadulaoko banyak menyulitkan pertahan PSBS Biak.

 

Hujan pun reda dan cuaca mulai bersahabat, pertandingan Persipal Palu versus PSBS Biak kembali dilanjutkan, diiringi tepuk tangan seluruh penonton yang hadir.

 

Menit ke-15 waktu normal, lewat pemain bernomor punggung 19, Moh Rifaldy berhasil menceploskan bola kedalam gawang yang dijaga Corneles Febrian Hamadi kipper PSBS biak. Buah sepak pojok dari peluang matang yang dimiliki Moh. Rifal ketika sudah berhadapan satu lawan satu dengan kipper PSBS Biak yang hanya menghasilkan corner kick. Moh. Rifaldy dalam posisi yang tepat ketika sepak pojok yang di lepaskan menjadi kemelut di mulut gawang lawan, bola yang jatuh di kaki nya langsung melepaskan tembakan keras yang merobek jala gawan PSBS Biak dan gol 1 Persipal Palu – 0 PSBS Biak.

 

Masih mendominasi permainan selang beberapa menit gol pertama, Persipal hampir saja dapat menggandakan keunggulan cepat, adaikan heading Moh. Rifal tidak diselamatkan tiang gawang. Yang disambut ekspresi kecewa persipal mania sebutan Suporter Persipal Palu yang tiada berhenti memberikan semangat sepanjang laga.

 

Tertinggal 1-0 pasukan Cendrawasi kuning julukan PSBS Biak berusaha keluar dari Dominasi Persipal. Dengan tipikal permainan keras dan cenderung kasar PSBS Biak berbalik mendomiasi jalannya permainan. Lepas 18 menit waktu berjalan, sampai akhir babak pertama selesai, Persipal dibawah tekanan PSBS Biak yang terus menerus mengempur pertahanan Persipal yang susah payah mengamankan gawang nya dari kebobolan.

 

Usai turun minum laga kembali dilanjutkan anak asuh  Ega Raka Ghalih pelatih PSBS Biak masih terus mendominasi lapangan hijau. Usai peluang emas yang digagalkan tiang gawang PSBS Biak Laskar Tadulako seperti kehilangan tenaga, terlihat kepayahan menghadapi tempo permainan PSBS biak, ditambah Body Crash PSBS Biak unggul dari anak-anak Persipal. Banyak anak-anak Persipal yang jatuh hingga terpental saat Body Charge dengan para pemain PSBS Biak, yang makin sulit mempertahan kan keunggulan sementara Laskar Tadulako.

 

Respon Bambang Nurdiansyah juru taktik Persipal langsung Menarik 2 pemainnya, Sandrian dan M. Rian digantikan oleh Hasan Husain dan M. Tampilang. Hasan Huasain merupakan pemain yang dapat mengatur Ritme permainan Persipal. Alih-alih Berusaha keluar dari tekanan para pemain PSBS Biak, Stadion Gawalise langsung Hening ketika Tendangan melengkung Rudy Kurni dari luar kotak penalti tidak dapat dijangkau kiper Persipal Ramadhan di menit 66″. Gol indah pemain Nomor punggung 11 itu dirayakan dengan selebrasi kearah pendukung tuan rumah yang direspon dengan Standing applause Persipal mania julukan supporter Persipal Palu. Skor 1 Persipal – 1 PSBS masih sementara.

 

Tidak mau di permalukan dihadapan ribuan pendukungnya Persipal kembali keluar dari tekanan dan berusaha membangun serangan-serangan cepat dari berbagai sektor. Jual beli serangan kedua tim semakin menambah tegang raut wajah penonton yang hadir. Benturan dan tekel keras tidak terhindarkan antara kedua tim yang sama-sama mencari gol kemenangan.

 

Sisa waktu semakin menipis ketika salah satu pemain Persipal tergeletak dilapangan Moh. Rifaldy harus ditandu keluar lapangan menuju ruang medis untuk mendapatkan perawatan serius. Dewi Fourtuna masih menaungi Laskar Tadulako, ketika M. Tampilang dilanggar pemain PSBS Biak di menit ke-88 dan berbuah tendangan bebas sebelah kanan pertahanan Lawan. I Gusti Rustiawan memberikan bola matang kepada Afandi yang lantas dapat iya Konversikan menjadi Gol. Heading keras Afandi tidak dapat di tangkap Kiper PSBS biak dan Goool. Suasan pecah di Stadion Gawalise Luapan kegembiraan Pemain, penonton dan para Official bersatu menjadi gemuruh dalam balutan dentuman alat music drum dan sebagainya yang dibawa Persipal Mania menambah sukacita para penonton yang hadir menyaksikan langsung jalan nya laga panas ini.

 

Persipal Palu 2 – 1 PSBS Biak, sisa waktu 2 menit PSBS Biak coba mengejar Defisit gol. Sampai akhirnya peluit Panjang berbunyi tanda pertandingan selesai. Ada beberapa kali insiden kecil terjadi antar pemain kedua tim yang di respon penonton, dan antara pemain Cadangan kipper PSBS yang mempropokasi dengan memukul atap Team Shelter yang memancing amarah penonton. Tetapi dapat diredam oleh pihak keamanan yang sigap menjaga selama pertandingan berlangsung.

 

Seusai laga pelatih PSBS Biak mengaku kecewa atas Hasil akhir timnya Yang harus kalah dengan skor 2-1, padahal anak asuhnya mendominasi pertandingan. Ega Raka Ghalih memuji Stadion Gawalise yang tidak terpengaruh oleh hujan di lapangan tidak ada air tergenang. Selamat atas kemenangan Persipal Palu tutupnya.

 

Terpisah Banur sapaan Bambang Nurdiansyah mengaku salut atas apa yang dicapai anak didiknya perjuangan dan kerja keras masih bisa mempertahankan Persipal Palu sebagai Klub Yang belum pernah kalah sepanjang laga sampai pekan ke-lima ini. Lanjut Banur “ sampai menit ke-15 anak-anak asuhnya masih eksis mendominasi laga, selanjutnya drop stamina kelelahan. Sampai harus memasukan Hasan Husain, kembali ke skema Awal Persipal  Hasan Husain sebagai pengatur ritme permainan. “Anda lihat kita ditekan terus, hasil dari evaluasi kami bersama ini tengahnya kita kalah, masuknya Hasan supaya kita bisa menang bisa nyerang lagi, meskipun secara fisik dia gak bagus tapi dia punya kartu As tendangan bebas dia bagus,” kata Banur.

 

Atas raihan poin 3 membawa Persipal BU berada di Urutan 2 Klasemen sementara Grup C wilayah Timur dengan jumlah poin 9 hasil 5 kali pertandingan. Hanya berbeda selisih gol dari pemuncak klasemen.

 

 

Foto Ikhsan Majido

Reporter NKS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.