HNST Bekerja Sama Dengan LBH Sulteng Bentuk Paralegal khusus Nelayan

Kareba Sulteng News ~ Palu, Himpunan Nelayan Sulawesi Tengah (HNST) menggelar pelatihan Paralegal Nelayan dengan Tema “Membangun Gerakan Nelayan Dengan Pengetahuan Hukum yang Progresif” di Aula Fakultas Perikanan Universitas Alkhaerat (jum’at, 1/4/22).

Pelatihan tersebut dibuka oleh Yahdi Basma, SH selaku Ketua Dewan Penasehat HNST sekaligus juga sebagai Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tengah.

Pelatihan Paralegal tersebut melatih para nelayan agar mampu menyelesaikan perkara dalam hal kelautan dan penangkapan ikan sekaligus menambah ilmu hukum dan mampu mengadvokasi diri mempertahankan Hak dan mendampingi para nelayan lainnya dalam menyelesaikan perkara tanpa harus melalui pengadilan.

Ketua HNST

Ketua Himpunan Nelayan Sulawesi Tengah (HNST) Bapak Djaya Rahman yang sempat ditemui tim Kareba Sulteng News mengatakan “Pelatihan Paralegal Nelayan ini meningkatkan kapasitas pengetahuan hukum bagi para nelayan, karena Nelayan rentan terhadap diskriminasi hukum dan konflik”.

Lanjut Djaya “Pengetahuan hukum bisa menjadi bahan untuk melakukan pendampingan terhadap kelompok nelayan dan memberikan penularan pengetahuan kepada sesama profesi nelayan”

Pelatihan Paralegal Nelayan ini angkatan pertama dan tahap satu,  akan ada kelanjutan dari pelatihan ini ke tahap dua dan praktek setelah itu akan dibuka untuk angkatan kedua tahap satu.

Djaya mengatakan “Pelatihan Paralegal Nelayan ini perdana dibuat dan baru tahap pertama, kedepannya akan ada Pelatihan Paralegal Nelayan tahap ke dua dan ketiga setelah itu baru kita buka angkatan ke dua tahap pertama dan begitu seterusnya”

Dari hasil penelitian Himpunan Nelayan Sulawesi Tengah bersama instansi terkait, laut teluk palu tercemar dengan banyaknya limbah, salah satunya limbah pertambangan. Oleh karena itu pertumbuhan ikan terganggu yang mengakibatkan hasil tangkapan para nelayan berkurang.

Ketua Himpunan Nelayan Sulawesi Tengah berharap Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah dapat membantu para nelayan teluk palu dalam hal budidaya ikan, penanaman rumpun, dan memberikan bantuan armada berupa kapal besar yang dapat dipergunakan untuk menangkap ikan keluar dari teluk palu.

Penulis : Roy

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.