Pembangunan Jalan Lingkar Kota Palu – Sigi – Palu akan dipercepat

Kareba Sulteng News ~ Palu, Wakil Gubernur Propinsi Sulawesi Tengah “Mamun Amir” melaksanakan pertemuan mengenai Percepatan Pembangunan Jalur Lingkar Kota Palu – Sigi – Palu  yang di hadiri oleh Bupati Sigi, Kepala BPKAD, Plt.Kepala BAPPEDA Provinsi, Kepala Dinas Bina Marga dan Tata Ruang Provinsi, Kepala Dinas Tata Ruang Kota Palu, dan Kepala Dinas Bina Marga Kota Palu di Ruang Kerja Wakil Gubernur (selasa, 19/10/21).

Kepala Dinas Bina Marga dan Tata Ruang Propinsi (Syaifullah Djafar) dalam kesempatan menyampaikan bahwa pembangunan jalur lingkar Kota Palu – Sigi – Palu sepanjang 42 km saat ini sudah akan dilakukan pelelangan pekerjaan. Tetapi masih terkendala dalam pembebasan tanah, untuk itu diharapkan kiranya Pemerintah Kota Palu dan Kabupaten Sigi dapat menganggarkan biaya pembebasan tanahnya.

“Pembangunan jalur lingkar Kota Palu – Sigi – Palu sepanjang 42 km saat ini sudah akan dilakukan pelelangan, tetapi masih terkendala dalam pembebasan tanah, saya harap kiranya Pemerintah Kota Palu dan Kabupaten Sigi dapat menganggarkannya” tutur Syaifullah

Walikota Palu diwakili Kepala Dinas Tata Ruang (Moh.Rizal) menyampaikan untuk pelaksanaan pembebasan tanah pada lokasi pembangunan jalan lingkar Kota Palu perlu dokumen perencanaannya untuk diberikan kepada Tim Appraisal dan mengetahui lokasi yang dibebaskan.

“saat ini dalam proses pembebasan tanah sangat hati-hati, salah mengambil kebijakan bisa saja yang kita anggap tidak ada kesalahan malah menimbulkan masalah. Oleh karena itu perlu kehati-hatian” ucap Rizal

Bupati Sigi (Irwan Lapatta) dalam kesempatan menyampaikan bahwa rencana pembangunan jalan Lingkar Kota Palu – Sigi – Palu terkait pembebasan lahan tidak ada masalah.

“untuk di Sigi, terkait pembebasan lahannya tidak ada masalah dan tidak ada pembebasan lahan” ucap Irwan

Wakil Gubernur Propinsi Sulawesi Tengah (Mamun Amir) menyampaikan harapannya agar perlu koordinasi yang baik antara Pemerintah Kota Palu dengan Balai Jalan terkait mengenai dokumen yang dibutuhkan, kalau ada dukungan anggaran untuk pembebasan lahan dengan alasan diatas 5 ha di bebaskan pemerintah propinsi sulawesi tengah untuk itu disampaikan bapak Gubernur untuk memutuskan alokasi dukungan anggarannya.

Mamun Amir menuturkan “perlu koordinasi yang baik terkait dokumen yang dibutuhkan, nanti disampaikan kepada Bapak Gubernur untuk memutuskan Alokasi dukungan anggaran”.

Wakil Gubernur menyampaikan harapannya agar pelaksanaan kegiatan ini tidak terhambat karena anggarannya sudah tersedia melalui Alokasi Anggaran Loan JICA. Jadi diharapkan ditingkatkan koordinasi sehingga permasalahan yang ada bisa terselesaikan dengan baik.

“Saya berharap agar pelaksanaan kegiatan ini tidak terhambat, karena anggarannya sudah tersedia melalui Alokasi Anggaran Loan JICA. Jadi ditingkatkan koordinasi sehingga bisa terselesaikan dengan baik” tutup Wakil Gubernur Propinsi Sulawesi Tengah

 

Penulis : Roy

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.