HUNTARA DIBONGKAR, PEMERINTAH DAERAH DIDUGA LANGGAR KESEPAKATAN RAPAT BERSAMA

Kareba Sulteng News ~ Palu, Penyintas yang berada di Hunian Sementara (HUNTARA) Kelurahan Donggala Kodi, Kota Palu, Propinsi Sulawesi Tengah terancam harus angkat kaki dari Huntara tanpa ada solusi dari Pemerintah Daerah. Terlihat dari beberapa ruangan yang sudah mulai dibongkar (SENIN,30/08/21) bahkan WC Umum yang masih digunakan ikut dibongkar.

Sebelumnya, ada pertemuan antara Warga penghuni Huntara dan Perangkat Pemerintah Daerah yang di Pimpin langsung oleh Lurah Kelurahan Donggala Kodi (Muhammad Iqbal) dan dihadiri beberapa Ketua RW, Ketua RT dan Koordinator Huntara yang dimana hasil Pertemuan tersebut tertuang dalam Berita Acara Kesepakatan Rapat yang di tandatangani oleh Koordinator Huntara, Ketua-Ketua RW dan RT,  diketahui oleh Lurah Donggala Kodi (Muhammad Iqbal) pada 13 Agustus 2021.

Dimana Poin penting dalam Kesepakatan Rapat tersebut memberikan kesempatan kepada Penghuni Huntara untuk mengosongkan Huntara sampai batas 30 September 2021 mendatang, selama itu tidak akan ada Pembongkaran yang dilakukan dari pihak manapun. Dalam Poin 4 dijelaskan, yang melakukan Pembongkaran hanya dapat dilakukan oleh pihak Pemerintah Kota Palu melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman (PUPR) Kota Palu.

Terlihat di lokasi Pembongkaran Huntap, tidak ada satu orang pun yang mewakili Dinas PUPR Kota Palu. Tiba-tiba terdengar teriakan dari salah satu pembongkar bahwa mereka sudah diperintahkan oleh pihak Kelurahan Donggala Kodi “kami diperintah pak Lurah, kenapa…? Biar polisi kamu bawa, tidak takut kitorang”.

Ibu Puspa salah satu penghuni Huntara Donggala Kodi menuturkan “Kesepakatannya Okrober sudah harus kosong Huntara. Kami tahu, dan kami pasti akan pindah. Tapi harus pindah kemana..? rumah kami hancur, kami tidak memiliki sertifikat, tidak mungkin dapat Huntap”.

“Untuk pindah, kami juga butuh modal, sewa Kos misalnya, bayar orang angkat barang, dll” sambung Janda dua orang anak dengan linangan air mata.

Penghuni Huntara lainnya yang tak mau disebutkan identitasnya menyebutkan “Bulan puasa lalu Partai Nasdem datang, terdengar janji keluar dari mulut Pak anggota Dewan yadhi Basma mengatakan

“(TIDAK AKAN ADA LAGI AIR MATA BAGI PENGHUNI HUNTARA)”.

Sekarang mana janji itu, kami menagih”.

 

Penulis : Alex Roy

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *