PENYERAHAN DIPA ( Daftar Isian Pelaksaan Anggaran )OLEH GUBERNUR SULTENG

Parigi Moutong_ karebasultengnews.co.id Selasa, 1 Desember 2020 bertempat di Aula Polibu Kantor Gubernur Sulawesi Tengah Wakil Bupati H. Badrun Nggai, SE didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Parigi Moutong H. Ardi, S.Pd,MM dan Ka BPKAD Yusrin Usman menghadiri kegiatan Penyerahan Daftar Isian Pelaksaan Anggaran (DIPA) Tahun Anggaran 2021 dan Daftar rincian Dana Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) Tahun Anggaran 2021 lingkup Provinsi Sulawesi Tengah.

Pelaksanaan serah terima DIPA dihadiri pula oleh Direktorat Jendral Pembendaharaan dari Kementrian Keuangan RI Bapak Irfa Amri, DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, Forkopimda Sulawesi Tengah serta para bupati/walikota se-Sulawesi Tengah dan Kepala OPD lingkup pemerintahan Provinsi Sulawesi Tengah yang sempat hadir.

Penyerahan DIPA diserahkan langsung oleh Gubernur Sulawesi Tengah Drs. H. Longki Djanggola, M.Si secara simbolis dan untuk para Bupati atau Walikota se-Sulawesi Tengah yang di wakili oleh Bupati Buol penyerahannya.

Selanjutnya laporan dari Direktorat Jendral Perbendaharaan dari Kementrian Keuangan RI Bapak Irfa Ampri mengatakan penyerahan DIPA secara nasional telah dilakukan sebelumnya di Istana Negara Oleh Presiden RI dan hari ini kita menindaklanjuti acara tersebut untuk lingkup Provinsi Sulawesi Tengah yang di rangkaikan acara pada hari selain penyerahan DIPA Partikal yang akan diserahkan langsung secara simbolis kepada kepala satuan kerja juga akan diserahkan data lokasi transfer ke daerah dan Dana Desa kepada Bupati/Walikota dilingkup Provinsi Sulawesi Tengah.

Untuk Penyerahan DIPA petikan yang akan menerima dari seruluh Forkopimda diantaranya adalah Pengadilan Tinggi Sulawesi Tengah, Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah, Polda Sulawesi Tengah, Korem 132 Tadulako dan Koramil Palu.  Kemudian juga untuk Instansi Vertikal Kanwil Kementrian Agama Provinsi Sulawesi Tengah, perwakilan BPKP Provinsi Sulawesi Tengah dan Perwakilan BPK Sulawesi Tengah.

Sementara itu penyerahan  Transfer  Dana Desa yang tahun ini berjumlah 16. 1 triliun rupiah yang akan di sampaikan langsung kepada kepala daerah yang telah ditentukan oleh panitia.

Dalam kegiatan tersebut beberapa rangkaian kegiatan acara diantaranya tatap muka langsung penyerahan DIPA dalam data lokasi TKDD pada hari ini diikuti secara daring oleh seluruh penguasa anggaran pada penerima DIPA vertikal Provinsi Sulawesi Tengah

Gubernur Sulawesi Tengah Drs. H. Longki Djanggola, M.Si. dalam sambutannya menyampaikan Penyerahan DIPA Tahun Anggaran 2021 merupakan awal dari rangkaian proses pelaksanaan anggaran pendapatan dan belanja negara APBN tahun 2021 yang telah disepakati oleh DPR bersama Pemerintah pada Oktober 2020 untuk itu selaku perwakilan Pemerintah Pusat Saya menyerahkan DIPA serta Alokasi Dana Transfer ke Daerah dan Dana Desa tahun 2021 kepada saudara-saudara skalian untuk dilaksanakan sebagaimana dan penyerahan DIPA tahun Anggaran 2021 ini dilaksanakan lebih awal agar pelaksanaan pembangunan dan pencairan dapat lebih baik lagi guna menunjukan langkah-langkah nyata serta manfaat kepada seluruh masyarakat khususnya di Provinsi Sulawesi Tengah.

Kemudian dana APBN Tahun Anggaran 2021 adalah percepatan pemulihan ekonomi dan penguatan Reformasi sebagaimana disampaikan Presiden RI saat menyampaikan laporannya Pemerintah atas rancangan Uudang APBN tahun 2021 dan Nota Keuangan di Gedung DPR sebagai mana dikatakan oleh perwakilan Kementrian Keuangan dalam hal ini Pembendaharaan dalam laporannya bahwa untuk Provinsi Sulawesi tengah dialokasikan dana APBN untuk belanja Kementrian lembanga negara sebesar 7 triliun Turun 8 persen dari tahun lalu sebesar 7,6 triliun.

Dana transfer kedaerah dan Dana Desa yang dialokasikan di Provinsi Sulawesi Tengah pada tahun 2021 telah di tetapkan sebesar 16,1 triliun menurun dibandingkan tahun lalu yang sebesar 17,13 triliun. Perubahan tersebut disebabkan terdapat perubahan yang signifikan terhadap alokasi dana perimbangan, dana insentif daerah serta Dana Desa.

Agar arahan Presiden dapat terlaksanakan dengan baik saya meminta dukungan dan kerja sama Bupati/Walikota, para penguasa anggaran serta siapapun yang diberikan amanah untuk pengelolaan anggaran negara khususnya di wilayah Provinsi Sulawesi Tengah dengan baik dan penuh tangung jawab, imbuhnya (Risman)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *