Adv. ISWADI, S.H. : ” Dirgahayu KAI Ke 12, ADVOKAT HARUS BERKARAKTER “

Palu~ KarebaSulteng News.co.id. : Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kongres Advokat Indonesia (KAI) merupakan momentum yang perlu mendapat perenungan mendalam oleh para Advokat untuk melakukan persiapan mental dan keilmuan, dalam menghadapi situasi dan kondisi penegakan hukum saat ini yang semakin komplek permasalahannya serta mengadapi perkembangan hukum yang kian modern mengikuti perkembangan zaman, khususnya di Negara Indoneisa. Kongres Advokat Indonesia yang merupakan Organisasi Profesi Advokat di Indoneisa, yang lahir sejak 12 Tahun yang lalu yakni 30 Mei 2008, telah ikut bagian dalam mewarnai perkembangan hukum di indoneisa, dengan melahirkan ide-ide dan gagasan hukum untuk kemajunan hukum di indonesia yang adil, serta telah melahirkan para penegak hukum sampai kepelosok-pelosok wilayah guna memberikan pelayanan hukum, ungkap,  Riswanto Lasdin, SH.MH.CLA, Ketua KAI Sulawesi Tengah, yang juga Ketua Umum DPP Lembaga Bantuan Hukum KAI.
Hal senada juga di sampaikan oleh ISWADI, S.H. ( Sekretaris DPD KAI SULAWESI TENGAH) , seluruh anggota Kongres Advokad  Indonesia  khususnya di Sulteng, Advokat merupakan pejuang atau garda terdepan dalam melaksanakan tanggungjawab yang  sangat mulia yaitu , meneggakkan rasa keadilan dan tentunya sikap  berani juga di miliki demi  penegakan hukum,  untuk itu advokat harus meiliki Karakter  agar dapat menghadapi semua masalah.
selama menjalankan profesinya. ” Harapnya’.!

Selama ini, tanpa kita sadari perjalanan penegakkan hukum di Indonesia,  banyak menunjukkan fenomena yang kadang telah meninggalkan nilai dan esensi keadilan, kepastian dan manfaat sebagai asas hukum yang kita junjung bersama.  romantisme sejarah perjalanan penegakan hukum seolah-olah hanya memberikan kebahagiaan bagi segelintir orang yang memiliki pangkat, kekayaan dan kekuasaan, dilain hal, banyak cerita pilu dan tragis bagi sebagian orang yang tidak mendapatkan keadilan hukum. Bahkan bagi Negara kita yang saat ini sedang berkembang, tatanan hukum kadang dikesampingkan sepanjang kepentingan pribadi atau golongan bisa terpenuhi, Hal ini sesuai dengan idiom yang pernah dilontarkan Liebknecht yang digaungkan oleh Presiden Indonesia pertama Soekarno,  ‘You cannot make a revolution with lawyers‘.  “Intinya, revolusi tidak memberikan tempat untuk hukum dan para aktivisnya,” kata praktisi hukum itu, dilain hal ada Advokat di Tangkap KPK dugaan Suap, Ada Advokat terbunuh akibat kasus yang ditanganinya serta ada perkara, klien harus menunggu kepastian hukum bertahun-tahun akibat tidak terurusnya perkara, bahkan ada klien dijadikan alat sumber pendapatan, Ini semua menjadi tantangan kita bersama selaku praktisi hukum.

Untuk itu, momentum HUT KAI yang ke 12, mari kita sesama advokat untuk melakukan perenungan lebih jauh, yakni hendak kemana hukum bangsa ini di arahkan ? olehnya untuk menjawab ini semua, Peran Integritas Advokat sebagai penegak hukum dalam melakukan pelayanan, pendampingan dan pengawasan perlu ditingkatkan. Kata Integritas kita maknai sebagai jati diri Advokat yang berani dalam membela kebenaran serta berperilaku jujur atau dapat dipercaya bagi masyarakat pencari keadilan. Potret yang sering kita amati, banyaknya kasus main hakim senidiri, sebagai akibat ketidakpercayaan pada hukum dan penggakannya, serta perilaku penegak hukum yang kecenderungan akan puas dengan melakukan kecurangan atau sebutan mafia hukum.

Olehnya, momentum HUT KAI Ke 12, dapat dijadikan perenungan bersama, serta motivasi kita, untuk dapat meningkatkan Intergitas Advokat, serta Kongres Advokat Advokat Indonesia yang merupakan Organisasi Advokat, makin jaya dan maju dalam mendorong tatanan hukum yang baik di Indonesia, khususnya terhadap Presiden dan sekjen KAI semoga diberi kesehatan dan kekuatan dalam memimpin organisasi Advokat KAI, serta seluruh Advokat di Indoneisa diberi pula kesehatan dan kekuatan dalam melakukan pelayanan dan pendampingan hukum, apalagi saat ini, bangsa Indonesia menghadapi musibah penyebaran virus covid 19 atau virus corona. DIRGAHAYU KONGRES ADVOKAT INDONESIA (KAI) ke 12, Tanggal 30 Mei 2020. ( RL )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *