Mencegah Penyebaran Covid-19 akan dilakukan Buka Tutup Jalan di Perbatasan

Kareba Sulteng News ~ Palu, Rapat pelaksanaan kebijakan tentang Pencegahan dan Antisipasi Penyebaran Covid-19 di Sulawesi Tengah, di Pimpin langsung oleh Gubernur Sulawesi Tengah Bapak Drs. H. Longki Djanggola, M.Si, bertempat di Ruang Kerja Gubernur Sulawesi Tengah (senin,23/03/2020) yang dihadiri oleh Asisiten I, II dan III, Kepala Dinas Kesehatan Propinsi, Kepala Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Undata, Kepala Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Anutapura, Kepala Rumah Sakit MADANI, Kepala KKP, Kepala BPKAD, Kepala BPSDM, Kepala Dinas Perhubungan dan Kepala Biro Humas dan Protokol Provinsi Sulawesi Tengah.

Gubernur Sulawesi Tengah H. Longki Djanggola menyampaikan bahwa sesuai arahan Presiden RI, petugas medis dipastikan pengamanannya dan seluruh tenaga medis yang menangani Covid-19 ditetapkan dengan SK dan diberikan insentif.

Selanjutnya Gubernur meminta Kepala Dinas Kesehatan agar melengkapi Alat Pelindung Diri (APD) kepada para tenaga medis, dan untuk masker sesuai janji Presiden dalam waktu dekat sudah akan dikirim.

Gubernur juga telah mengeluarkan Surat Instruksi dengan Nomor:443/157/BPBD yang ditujukan kepada Walikota dan Bupati se-Provinsi Sulawesi Tengah.

Salah satu isinya pada poin ke 3 adalah “Melarang keluar dan masuknya WNA, TKA, Pekerja Migrasi Indonesia dan melakukan pengawasan masuk dan keluarnya orang di Bandar Udara, Perbatasan Darat, Pelabuhan Laut, dan Terminal A/B serta menempatkan petugas yang bertanggungjawab, terdiri dari petugas Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan, dan Satpol PP Kabupaten/Kota masing-masing di pos Perbatasan dan melakukan pemeriksaan sesuai standar protokol Kementerian Kesehatan RI”.

Gubernur meminta Kepala Dinas Perhubungan Provinsi menyurati seluruh Gubernur yang berbatasan dan untuk efektifnya pelaksanaan pengawasan di perbatasan akan diberlakukan batas waktu melintas mulai pukul 06:00 sampai dengan 22:00 wita selebihnya ditutup untuk sementara waktu dalam masa pencegahan Covid-19 dan diminta berkoordinasi dengan Polda melalui Dirlantas.

Selanjutnya Gubernur memastikan Gedung cadangan untuk penanganan penderita Covid-19 di Sulawesi Tengah yang sudah ditetapka yaitu Gedung Diklat, Asrama Haji, Bapelkes, dan LPMP.

Gubernur mengatakan “Diharapkan Kepala Dinas Kesehatan untuk dapat mempersiapkan Gedung tersebut sesuai protap Kesehatan RI untuk penanganan penderita Covid-19”

Gubernur juga meminta kepada seluruh masyarakat agar kooperatif untuk dilakukan pemeriksaan dan mematuhi seluruh himbauan dan larangan yang sudah ditetapkan Pemerintah.

 

Penulis : ROY

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *