PENUTUPAN PELATIHAN FILSAFAT HUKUM & METODE PENELITIAN HUKUM YANG DI GELAR FAKULTAS HUKUM UNTAD

Kareba Sulteng News – Palu, Pelatihan Filsafat Hukum & Metode Penelitian Hukum yang di gelar Fakultas Hukum Universitas Tadulako (UNTAD) bekerja sama dengan Asosiasi Filsafat Hukum Indonesia (AFHI), Komisi Yudisial  Republik Indonesia (KYRI), Prodi Hukum Bisnis Universitas Bina Nusantara JAKARATA , Human Rights Law Studies (HRLS) UNAIR SURABAYA, Pusat Kajian Wanita & Gender Universitas Indonesia Depok, dan Metajuridka Fakultas Hukum Universitas Mataram; NTB. Ditutup langsung oleh Dekan Fakultas Hukum Untad Bapak Dr. Sulbadana, SH., MH.

Bila mengikuti jadwal kegiatan, seharusnya Pelatihan tersebut di tutup pada 17 maret 2020. Berhubung adanya Surat Edaran dari Rektor Universitas Tadulako Nomor: 3202/UN28/SE/2020 tentang Kesiapsiagaan dan Upaya Pencegahan Penyebaran Infeksi Covid-19 di Lingkungan Universitas Tadulako, maka kegiatan Pelatihan tersebut dipersingkat dan ditutup hari ini (senin,16/03/2020).

Dekan Fakultas Hukum Untad Bapak Dr. Sulbadana, SH.,MH dalam sambutannya mengatakan “Setelah tiga hari kita mengikuti Pelatihan Filsafat Hukum & Metode Penelitian Hukum alhamdulillah kita setidak-tidaknya sepemahaman bahwa hukum sebagai suatu ilmu pengetahuan yang dibutuhkan untuk ketertiban yang kemudian mendatangkan kemaslahatan kepada umat manusia dipermukaan bumi”.

Lanjut Dr.Sulbadana dalam sambutannya “Memang harus diupayakan sedemikian rupa untuk memunculkan suatu konsep yang baru yang kemudian bisa membawa kepada kemaslahatan. Hanya dengan pendekatan filsafat maka peluang munculnya pemikiran baru tentang hukum yang bermanfaat  bisa membawa kemaslahatan umat manusia”.

Dr.Sulbadana juga meminta maaf atas nama panitia karena mempersingkat kegiatan yang tadinya dijadwalkan akan ditutup besok (selasa,17/03/2020) tetapi karena surat edaran rektorat meniadakan kegiatan mengantisipasi penyebaran virus covid-19, maka panitia kegiatan mempersingkat kegiatan, di pres waktunya tanpa mengurangi substansi materi tersebut.

“Saya mewakili panitia penyelenggara meminta maaf yang sebesar-besarnya karena mempersingkat kegiatan, dipadatkan, dan di pres waktunya tanpa mengurangi substansi materi yang diberikan. Karena kami dari panitia menerima surat edaran dari rektorat agar meniadakan kegiatan yang memungkinkan pertemuan banyak orang  untuk mengantisipasi penyebaran virus corona” tutur Dr.Sulbadana.

Dr.Syamsul Haling,SH.,MH (kiri) Dr.Khaharuddin Syah,SH.,MH (kanan)
Dr.Syamsul Haling,SH.,MH (kiri) Dr.Khaharuddin Syah,SH.,MH (kanan)

Peserta pelatihan Bapak Dr. Syamsul Haling, SH., MH perwakilan dari Universitas Muhammadiyah Palu menyambut positif kegiatan Pelatihan Filsafat Hukum & Metode Penelitian Hukum dan berharap kegiatan ini ada lanjutannya dengan materi yang lebih diatasnya seperti Metode, kita mengerti penelitiannya, instrumennya, sampai kepada analisis-analisisnya.

“kegiatan ini sangat positif sekali sekaligus pencerahan  kepada dosen-dosen pengampu matakuliah khususnya dosen-dosen ilmu hukum dan kedepannya saya berharap ada Pelatihan lanjutan dari pelatihan ini. Bukan dasarnya lagi, tapi sampai penelitiannya, instrumennya sampai kepada analisis-analisisnya” tutur Dr.Syamsul Haling.

Hal yang senadanya juga diungkapkan oleh peserta Pelatihan Bapak Dr. Khaharuddin Syah, SH.,MH “Kegiatan ini bagus, sangat dibutuhkan para Dosen dan ilmuan, dapat mengembangkan pengetahuan kita khususnya Filsafat Hukum & Metode Penelitian Hukum”.

“Harapan saya kedepannya kegiatan seperti ini bisa lebih besar lagi dan mengundang lebih banyak peserta terutama para dosen khususnya dosen filsafat dan Hukum agar Adanya kesamaan presepsi khususnya mengenai metode penelitian normatif seperti apa, dan metode penelitian empiris seperti apa” lanjut Dr. Khahar.

 

Penulis : Roy

Editor : An

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *