DPUPRP Gelar Pelatiahan Pengawas Jalan Dan Jembatan

PARIGI MOUTONG – karebasultengnews.co.id  Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Pertanahan (DPUPRP) Kabupaten Parigi Moutong melakukan pelatihan bagi pengawas jalan dan jembatan yang selama ini bekerja dilingkungan DPUPRP Parigi Moutong, bertempat di Hotel Oktaria Parigi, Selasa 28/1/20.

Pelatihan tersebut bertujuan untuk penguatan dan menambah ilmu dibidang  pengawasan Kontruksi bagi pengawas lapangan jalan dan jembatan.

Ketua panitia pelaksana Bambang Eko melaporkan, Kegiatan Pelatihan tersebut untuk menambah pengetahuan, sehingga para Pengawas benar benar bekerja secara Profesionalisme dan memahami aturan aturan tentang pengawasan yang telah ditetapkan.

“Perlu kami laporkan pak Bupati, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan skill para pengawas jalan dan jembatan, sehingga mereka lebih bekerja secara profesinal dan proporsional,”Katanya.

Kepala Seksi Pembangunan Jembatan dan Bina Konstruksi DPUPRP Parigi Moutong itu juga mengatakan, pekerjaan pengawas tidak semudah yang dibayangkan, karena mengawasi tidak hanya diam ditempat dan memerintah, tetapi pada dasarnya pengawas jalan dan jembatan harus melihat, memastikan betul bahwa pekerjaan Kontraktor dilapangan benar benar sudah sesuai, sehingga tidak ada permasalahan di kemudian hari.

“Pengawas jalan dan jembatan harus benar benar memahami aturan, melihat kondisi pekerjaan dilapangan apakah sudah sesuai atau tidak,”Tambahnya.

Sementara itu Bupati Parigi Moutong diwakili Asisten Perekonomian dan Pembangunan dr Agus Suryono Hadi mengatakan, untuk mendapatkan hasil yang memuaskan dari suatu pekerjaan harus dilalui dari Pengawasan. Karena tanpa diawasi maka pekerjaan itu tidak mungkin maksimal.

Selain itu kata ia, seorang pengawas lapangan jangan main mata dengan pekerja proyek apalagi itu proyek menelan anggaran Miliyaran Rupiah. Apabila itu terjadi, maka sudah dipastikan pekerjaan itu tidak sesuai harapan.

“Saya kira Pengawas lapangan yang pertama tama ditanamkan adalah harus mempunyai niat yang tulus untuk membangun daerah. Jika sudah keluar dari rell yang ditentukan, yakin dan percaya Kegiatan atau pekerjaan apa saja yang kita kerjakan pasti bermasalah dikemudian hari,”Ingatnya.

“Untuk itu saya berharap, kegiatan ini dapat menambah ilmu saudara,  sehingga bekerja sesuai apa yang kita harapkan bersama,”Tutupnya.

Kegiatan yang diikuti kurang lebih 40 peserta itu akan berlangsung selama 8 hari dari tanggal 28 Januari hingga 4 Februari 2020.(Risman)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *