PETANI DI PARIMO TERIMA BANTUAN DAN KUR

Parigi Moutong – karebasultengnews.co.id melanjutkan reses Anggota DPR-RI dan kunjungan kerja Kementan RI beri bantuan berupa Alat Pertanian dan Dana KUR Miliyaran Rupiah yang bagi para Petani di Parigi Moutong tahun anggaran 2020.

Pemberian bantuan tersebut disampaikan Wakil Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Nasional Demokrat (Nasdem) H. Ahmad M. Ali saat melakukan Reses selama dua hari di wilayah Kabupaten Parigi Moutong bersama Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) dan para Penyuluh Pertanian di Kantor Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura dan Perkebunan (DPTHP) Kabupaten Parigi Moutong Desa Dolago Kecamatan Parigi Selatan, Minggu 12/01/2020.

Dalam reses kali ini Anggota DPR-RI H. Ahmad M. Ali didampingi 14 Direktur Kementerian Pertanian mengatakan dirinya sudah dimintai izin kepada Menteri Pertanian Sahrul Yasin Limpo. Hal ini ia lakukan untuk mewujudkan dan merealisasikan serta menunaikan janji-janji Politiknya saat Kampanye pada Pemilu 2019 lalu.

“Hari ini saya datang dihadapan bapak ibu untuk merealisasikan, mewujudkan, menunaikan, harapan-harapan para petani. Saya datang tidak seorang diri, saya datang ditemani 14 Direktur bersama Staf khusus Kementerian Pertanian.
Saya minta izin kepada pak Sahrul Yasin Limpo, kebetulan beliau adalah salah satu kader terbaik yang dimiliki oleh Partai Nasdem yang dipercayakan oleh Negara untuk menjadi Menteri Pertanian RI. Saya minta izin kepada beliu untuk dalam Reses kali ini bagaimana kalau kemudian saya bisa mengkontribusikan diri saya untuk mewujudkan program Bupati dan Wakil Bupati untuk menjadikan Kabupaten Parigi Moutong bisa menjadi penyangga utama kebutuhan pangan Ibu Kota Negara baru nanti,” jelasnya.

“Alhamdulillah pak Menteri mensuport ini, dengan menugaskan staf khusus Menteri Pertanian dan 14 Direktur. Jadi 14 Direktur, disini ada salah satu Ibu Indah beliau adalah Direktur Pembiayaan, ditangan beliu ada 50 Triliun uang KUR yang harus disalurkan. Nah Kabupaten Parigi Moutong teralokasikan 200 Milyar untuk kredit usaha para petani, agar supaya upaya petani kita tidak lagi dijajah oleh tengkulak.” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut Anggota DPR-RI H. Ahmad M. Ali dan perwakilan dari Kementerian Pertanian memberi bantuan

“Supaya tidak datang percuma, saya akan memberikan oleh-oleh dari kemetrian Pertnian. Untuk apa bawa 14 Direktur kalau kemudian tidak mmbawakan oleh-oleh untuk masyarakat Parigi Moutong,” ucap H. Ahmad M. Ali

Bantuan tersebut yang diberikan kepada Petani melalui  Dinas TPHP yang dipimpin oleh Nelson Metubun itu adalah :

Bantuan Trektor Roda 4 sebanyak 30 unit, Pompa Air 25 Unit, Eksapator Mini 1 unit, Sapi 200 ekor, Kambing 400 ekor, Dana KUR 200 MilyarBawang merah 100 hektar untuk benih pupuk sarana pengendalian OPH bawang putih 50 hektar, Aneka cabai 250 hektar, Benih jagung 10.000 hektar, Benih padi 5000 hektar, Sarana Prasarana Kombain 10 Unit, Peremajaan tanaman Kakao 300 hektar, Benih 300 ribu batang, Pupuk Organik 60 ton, Penerapan THT Kakako 150 hektar, Peremajaan kelapa 200 hektar, Benih jagung komposit pariates unggul 250 hektar, plus pendampingan teknologi, Benih padi pariates unggul Balitbang 400 hektar, Alat tanam 50 Unit untuk petani milenial.

Terkait Parigi Moutong sebagai Peyangga logistik Ibu Kota Negara baru. Bupati Parigi Moutong H. Samsurizal Tombolotutu menjelaskan, bahwa dirinya telah diundang ke Istana Bogor untuk mempersiapkan Kabupaten Parigi Moutong sebagai penyangga lumbung logistik bagi Ibu Kota Negara baru.

“Saya sudah sampaikan kepada Gubernur Kaltim tidak usah cari keluar dulu, lihat dulu yang ada di Sulawesi Tengah, kalau kita sudah tidak mampu baru cari ke negara tenangga dalam hal ini Negara Malaysia, Vietnam dan lain lain. Oleh sebab itu, kepada seluruh masyarakat Parigi Moutong saya mengajak mari kita kerja keras, 5 tahun kedepan lumbung logistik ada di Kabupaten Parigi Moutong. Ini semua tergantung Petani dan Anggota DPR-RI Pak Ahmad Ali yang akan mendorong Kementerian Pertanian Berkaitan dengan itu”. Jelasnya.(Risman)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *