Reses Anggota DPRD Kab. Parimo Dapil V TOBASA Berakhir

Parigi Moutong. karebasultengnews.co.id Hari terakhir masa Reses Pertama anggota DPRD Kabupaten Parigi Moutong Dapil V TOBASA (Torue, Balinggi, Sausu) Hari terakhir masa reses pertama di masa sidang terakhir dimanfaatkan secar maksimal oleh segenap anggota DPRD Kabupaten Parigi Moutong, Anggota DPRD Dapil V yang melaksanakan reses diantaranya Ni Wayan Leli Pariani (Golkar), Alfred Tonggiroh (PDIP), Umy Kalsum (Nasdem) dan I Ketut Mardika (Gerindra), Wayan Eddy Tangkas (Hanura), Sekretaris DPRD Arman dihadiri Camat  Torue Mohsen SE, Wakapolsek Torue ,  7 Kepala Desa serta warga  masyarakat se-Kecamatan Torue yang diperkirakan 120 orang. Reses tersebut dilaksanakan di Balai Pertemuan Kantor Desa Purwosari Kecamatan Torue Kabupaten Parigi Moutong. Jum’at 20/12/2019.

Ketua rombongan anggota Dewan Alfred Tonggiroh Msi dalam sambutannya menyampaikan, reses ini merupakan bentuk kewajiban yang diatur oleh undang-undang. Ada sarana dan mekanisme dalam menyalurkan aspirasi melalui Musrenbang dan reses anggota Dewan.

Reses pertama masa sidang terakhir tahun 2019 guna menjaring aspirasi rakyat untuk dilanjutkan ke sidang paripurna dan dilaporkan ke Pemerintah Daerah segala apa yg menjadi keluhan dan aspirasi dari pada rakyat khususnya diwilayah Dapil V. Dari sidang reses tersebut diagendakan dengan tanya jawab dalam rangka menjaring aspirasi rakyat, secara garis besar masyarakat menyampaikan aspirasi, saran dan masukannya kepada anggota dewan diantaranya:

  • Akses jalan alternatif antara Desa Purwosari dengan Desa Tolai
  • Infrastruktur jalan dan talud, jaringan irigasi serta terkait BPJS.
  •  Juga ada masukan dan saran teny normalisasi sungai, terkait BPNT, jalan
  • kantong produksi, regulasi penyaluran gas Elpiji 3 kg
  • pemberdayaan BUMDES dalam penyaluran gas Elpiji 3 kg
  • taman bermain anak taman terbuka hijau di Puskesmas Torue.

Aspirasi, keluhan saran dan masukan dari masyarakat, rombongan Dewan menanggapi sebagai berikut:

  1. Dari sekian aspirasi atau keluhan masyarakat sebagian besar terkait infrastruktur baik jalan maupun jaringan irigasi.
  2. Untuk normalisasi sungai akan kami laporkan untuk dilakukan normalisasi setiap bulannya.
  3. Terkait BUMDES akan dikomunikasikan untuk bisa menyalurkan gas elpiji 3 kg dan akan mengundang ekbang dalam RDP. Empang yang mengakibatkan abrasi pantai akan kami laporkan serta normalisasi sungai akan kami laporkan ke balai sungai 3 di Palu.
  4. Jembatan penghubung antara Tolai dan Purwosari sudah kami perjuangkan dan sudah dalam tahap pengerjaan, terkait BPNT memang harus adanya validasi data.

Semua masukan dan saran akan dibawa ke sidang paripurna dan kami laporkan sesuai kewenangan baik di tingkat Kabupaten atau Provinsi. Basis data dan validasi data pertiga bulan agar dilakukan verifikasi.(Aji Ras’an)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *