Jaring Aspirasi Rakyat, DPRD Parigi Moutong Reses Di Dapil V( TOBASA )

Parigi Moutong. Karebasultengnews.co.id ~ Dalam rangka menjaring aspirasi rakyatat Dapil V khususnya di Kecamatan Sausu dan sebagai bentuk pertanggungjawaban DPRD. Anggota DPRD memanfaatkan dengan maksimal kesempatan ini.

Rabu, 18/12/2019 bertempat di Balai pertemuan Kantor Kepala Desa Sausu Taliabo Kec. Sausu Kab. Parigi Moutong
empat orang anggota DPRD Kabupaten Parigi Moutong lakukan kegiatan reses. Anggota DPRD diantaranya Ni Wayan Leli (Golkar), Alfred (PDIP), Umy Kalsum (Nasdem) dan I Ketut Mardika (Gerindra) dan dihadiri oleh sekretaris DPRD Parigi Moutong Arman, Camat Sausu Lahaba SE, Kapolsek Sausu Iptu Asse, segenap Kepala Desa se-kecamatan Sausu dan para undangan yang hadir sekitar 100 orang.

Dalam acara tersebut  Camat Sausu  Bpk Lahaba mengajak kepada masyarakat agar ikut serta membangun kecamatan Sausu dan berkomitmen bersama DPRD bekerja sama dalam pembangunan dan kemajuan di Kecamatan Sausu.

Sambutan ketua Rombongan DPRD yang disampaikan oleh anggota DPRD Bpk Alfred Tonggiroh, dalam masa reses akhir  tahun ini kami akan mencatat aspirasi, koreksi ataupun keluhan dari masyarakat untuk di bawa ke masa sidang paripurna untuk disampaikan kepada Pemerintah Daerah.

Beberapa aspirasi atau keluhan dari masyarakat yang disampaikan di giat reses tersebut diantaranya:

Terkait Gas elpiji 3 kg agar BUMDES bisa untuk menyalurkan gas elpiji 3 kg maksud dan tujuannya sebagai penyeimbang harga, kemudian fungsi di Desa Sausu Taliabo, terkait BBM yang susah didapat karena adanya monopoli serta terkait  sengketa lahan tanah di Swakarsa yang berpotensi terjadi konflik antar warga.

Masyarakat juga mengungkapkan keluhannya terkait pembangunan infrastruktur di Desa Sausu Taliabo sangat berharap untuk dibangun dan drainase sangat dibutuhkan untuk pertanian, normalisasi terkait sungai Sausu, pelayanan Disdukcatpil agar ditingkatkan.

Dibidang Sumber Daya Alam khususnya pariwisata air terjun dan kreativitas anak muda, terkait pengalihan golongan BPJS, minimnya MCK di tempat ibadah atau fasilitas umum seperti pasar, Puskesmas
Tempat Gilingan padi, irigasi yang berorientasi wisata.

Dari semua keluhan atau aspirasi dari masyarakat anggota Dewan memberi tanggapan atau penjelasan kepada masyarakat diantaranya ;

  1. Terkait Gas elpiji 3 kg BUMDES  bisa kelola, terkait pasar akan dibawa ke sidang paripurna.
  2. Terminal dan Pasar harusnya ada studi kelayakan sebelum dibangun namun demikian akan dikomunikasikan dengan Dishub dan Disperindag
  3. Terkait sengketa lahan akan dikoordinasikan bersama lintas sektoral
  4. Pelayanan Disdukcatpil informasi dari Kemendagri karena ada gangguan teknis sampai Januari.
  5. Limbah kayu hitam akan dikoordinasikan dengan pihak terkait.
  6. Polindes akan disampaikan pihak Diskes
  7. BPJS bisa dialihkan golongan dari BPJS Mandiri ke KIS dengan catatan selama satu tahun tidak mampu membayar
  8. MCK akan dikoordinasikan
  9. Drainase akan dikoordinasikan dengan pihak terkait.
  10. Komunikasi dan interaksi harus tetap dijaga.

Terjadinya erosi aliran sungai yang mengancam pesawahan sekitar 72 hektar  yang berada di hilir dengan adanya penambangan galian C itu tanggung jawab daripada pengusaha atau kontraktor.

Terkait BBM  Kapolsek memberi penjelasan penyaluran BBM yang tidak sesuai ketentuannya kami sudah informasikan sesuai fakta dilapangan agar bisa ditindaklanjuti oleh Polres.

Kami dari anggota dewan menampung semua aspirasi untuk dilanjutkan ke sidang paripurna. Dan berharap komunikasi dan silaturahmi agar tetap terjaga.(Risman)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *