Hak Jawab dan Klarifikasi SYAHRINI atas berita “Dugaan Penggelapan Dana Jadup oleh Ketua RT”

Kareba Sulteng News – Palu, Setelah viral berita mengenai Ketua RT yang menggelapkan dana Jaminan Hidup (JADUP) warga diKelurahan Lere, ketua RT (syahrini) menghubungi Media Kareba Sulteng untuk memberikan Hak Jawab dan klarifikasi terkait berita yang dimuat media karebasulteng.co.id “Ketua RT di Kelurahan LERE Diduga Menggelapkan Dana Jaminan Hidup (JADUP) Warga“.

Syahrini menganggap ini semua hanya kesalahpahaman, pada hari itu (Jum’at, 6/12/2019) syahrini tidak mengantar para penerima Jadup melainkan mengantar Penerima Lansia yang akan membuka Rekening baru karena akan ada bantuan Lansia dari Forum De Kaili Saja (DKS), sedangkan pada hari Jum’at itu bukan jatah dari kelurahan Lere yang menerima Jadup, melainkan dari Kelurahan Kabonena.

“Hari Jum’at itu saya antar mereka untuk membuka rekening penerima bantuan Lansia, Bukan untuk menerima Jadup. Jadi saya kira yang cair itu uang bantuan Lansia makanya saya ambil sebagian beserta buku Bank untuk pertanggungjawaban Forum DKS” tutur syahrini.

“Besok (selasa, 10/12/2019) saya akan ke Kelurahan menemui Lurah Lere untuk menjelaskan permasalahan ini” Sambung Syahrini.

Syahrini mengakui telah mengambil dana yang telah cair beserta Buku rekening Bank karena menganggap dana tersebut dari Forum DKS bantuan Lansia dan memberikan hak pemilik buku rekening sebesar Rp.600.000,- selaku Ketua Lansia dan sisanya akan dibagikan kepada anggota-anggota Lansia lainnya.

Ternyata pencairan tersebut bukanlah Dana Bantuan Lansia melainkan Dana Jadup, sehingga terjadi kesalahpahaman antara Ketua RT (syahrini) dan Nadira (penerima jadup)

Setelah korban (Nadira)  mengkonfirmasi kepihak Bank, ternyata yang cair adalah dana Jadup bukan dana Lansia sehingga korban melaporkan ke pihak Kelurahan. Pemerintah khususnya Pemerintah Kelurahan Lere mengambil langkah cepat dan mengutus Efendi selaku Kasi Pemerintahan kelurahan Lere untuk memediasi permasalahan ini.

Kemarin (senin, 9/12/2019) telah dipertemukan kedua belah pihak dan telah didamaikan oleh mediator Efendi selaku Kasi Pemerintahan Kelurahan Lere dan Permasalahan ini sudah dianggap selesai.

Efendi menjelaskan “Kemarin sekitar jam 12:00 siang sudah selesai ibu syahrini dengan ibu Nadira serah terima uang dan Buku Rekening Bank diatur secara kekeluargaan dan sekaligus bersilaturahmi”.

Penulis : Roy

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *