Ketua RT di Kelurahan LERE Diduga Menggelapkan Dana Jaminan Hidup (JADUP) Warga

Kareba Sulteng News – Palu, sebagian masyarakat kelurahan Lere khususnya Rukun Tetangga (RT) 002 Rukun Warga (RW) 003 mengeluhkan Penerimaan Jaminan Hidup(Jadup), dimana yang diterima oleh masyarakat tidak sesuai dengan yang disosialisasikan oleh Pemerintah yaitu Rp.600.000,- per orang dikali dengan jumlah anggota keluarga.

Menurut sumber yang tidak ingin disebutkan Namanya, pada hari jum’at (06/12/2019) mereka para penerima Jadup di antar oleh Syahrini selaku Ketua RT ke Bank Mandiri imam Bonjol untuk pencairan Jadup, setelah semuanya cair, uang tersebut dikumpulkan lagi kepada Ketua RT beserta Buku Rekening Bank dengan alasan akan diregistrasi di Kelurahan.

“yang saya terima dari Bank Rp.3.600.000,- dan itu diserahkan semua kepada Ketua RT sesuai intruksinya, dan akan dibagikan bila sampai dirumah masing-masing. Setelah sampai di rumah, saya hanya diberikan Rp.500.000,- tanpa buku Bank”

Tim Kareba Sulteng News mencoba klarifikasi di Kelurahan Lere Kecamata Palu Barat dan bertemu langsung dengan Lurah Lere (Ishak, SP). Ishak menyambut kedatangan Tim dan memberikan klarifikasi. “saya kaget dan baru tahu kasus ini sekarang, kami pihak Kelurahan tidak pernah mengumpulkan, mengambil, bahkan menahan Buku Rekening masyarakat dengan alasan apa pun. Tidak ada itu Registrasi atau pendataan Buku Rekening di kelurahan, semua itu tugas Bank” tutur Ishak.

“kami akan mencoba memanggil Syahrini (Ketua RT 002) dan mencoba memediasi secara kekeluargaan mengenai kasus ini, jika memang  harus diselesaikan melalui jalur Hukum, kami tidak dapat berbuat banyak” sambung Ishak.

Tim Kareba Sulteng News mencoba mendatangi kediaman Syahrini selaku Ketua RT 002, tetapi rumah Ketua RT selalu kosong sehingga Tim tidak dapat bertemu.

Penulis : AR

Editor : Admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *