Bantuan Alat Pertanian Crown Combine Tahun 2016 Desa Purwosari Kec. Torue Di Duga Di Jual Mantan Kades

Parimo, Karebasulteng news.co.id Alat pertanian crown combine yang seharusnya bisa di rasakan gapoktan untuk membantu petani dalam panen malah di pindahkan tangankan mantan kades purwosari,  Bantuan alat pertanian crown combine desa Purwosari kec torue kab Parigi Moutong yang di peruntukan ke gakpoktan di jual ke kelompok tani lainnya seharga Rp 165 juta.

Adanya penjualan alat pertanian crown combine menjadi perbincangan hangat di kelompok tani desa purwosari, sebab mereka mengatakan bahwa alat bantuan pemanen padi jenis crown combine, tidak dapat kami gunakan untuk memanen padi kami disawah, kata salah satu anggota kelompok tani yang enggan disebutkan namanya.

Ia menambahkan bahwa mereka selama ini tidak pernah gunakan alat itu sejak bantuan turun hingga saat ini, kami bertanya tanya kenapa mantan kades kok bisa mengalihkan alat bantun ke orang lain, ia menambahkan alat tersebut sudah di jual dengan harga Rp 165 juta, dan baru di bayar Rp 150 juta, dan ada 3 kelompok yang dapat Rp 4 juta/kelompok. Urai dia.

Sambungnya, kami mempertanyakan alat tersebut kenapa bisa di jual yang anehnya lagi ini sudah lama terjadi dan hasil dari penjualan alat tersebut masih ada sisa Rp 15 juta, dan ada 3 kelompok di berikan uang hasil penjualan alat tersebut. kami sebagai kelompok tani sesalkan sikap mantan kades jual alat bantuan pertanian buat kelompok, imbuhnya.

Saat di konfirmasi terkait alat bantuan jenis crown combine yang di jual mantan kades Purwosari kec torue,”edi tangkas membantah dirinya telah mejual bantuan tersebut, itu tidak benar, saya semasa menjabat sudah melakukan pertemuan dengan  kelompok tani, dan alat itu kami kontrakan itu ada kesepakatan dari kelompok, tandasnya.

“Edi tangkas, menambahkan kesepakatan kelompok ini yang jadi dasar kami kontrakan dan itu di tanda tangani oleh ketua kelompok dan anggotanya, kalau  pun itu alat saya jual tidak benar dan alat tersebut di kontrakan perpanen, serta hasilnya di kelola kelompok dan tidak benar saya berikan uang Rp 4 juta itu ke kelompok. Tutupnya “

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *