Saluran Air Dalam Kota Parigi Selalu Meluap Saat Musim Hujan, Siapa Bertanggungjawab

PARIMO – karebasultengnews.co.id -Jika hujan melanda Kota Parigi, sudah jelas saluran air yang berada di depan RSU Anuntaloko Parigi tidak mampu menampung debit air, sehingga jalur trans Sulawesi di lampu merah arah jalan Tonikota hingga mengarah di Kelurahan Bantaya selalu kebanjiran.

Luapan air got bercampur bau yang tidak sedap itu meluap hingga menerobos puluhan rumah warga yang berada di Kelurahan Loji dan Bantaya. Padahal kejadian ini sudah beberapa tahun dialami warga, namun respon Pemerintah daerah sepertinya ‘diam’.

Kepada media ini, H Sukri Tjakun pemerhati Kota Parigi sangat berharap kepada Bupati untuk memperhatikan keluhan masyarakat yang berdampak luapan air got saat hujan melanda wilayah Parigi.

“Pemerintah harus lebih perhatian terhadap kejadian ini, seperti buruknya drainase yang ada dalam kota, sehingga setiap kali hujan turun tidak mampu menampung debit air. Yang jadi sasaran warga yang rumahnya berada dijalur terdampak” kata Sukri.

Atas keluhan warga, pemerintah daerah langsung meresponnya dengan berencana melalui Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Pertanahan (PUPRP) Kabupaten Parigi Moutong bersama Pemerintah Kecamatan Parigi serta Pemerintah Kelurahan (Pemlur) Bantaya, Masigi dan Loji yang berinisiatif membangun tiga plat deuker berdasarkan keputusan rapat bersama.

Selain itu, akan dilakukan pula penertiban rumah-rumah warga yang dibangun diatas jalur sungai serta, yang menutupi drainase.

Kepala Dinas PUPRP Parimo melalui Sekretaris Dinasnya, Rifai ST mengatakan, dari hasil rapat bersama antara Pemerintah Kecamatan bersama Pemerintah Kelurahan serta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), ada beberapa hal yang telah disepakati dalam menangani luapan air, yang diakibatkan terjadinya hujan.

Pembagian tugas tersebut kata dia, Dinas PUPRP Kabupaten diberikan tanggung jawab menangani pembagunan tiga plat deuker, dimana satu diantaranya bantuan dari pihak balai. Sedangkan Pemerintah Kelurahan, menangani pembersihan sampah-sampah di jalur sungai serta drainase.

Khusus untuk Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) bersama Pemerintah Kecamatan akan menertibkan rumah-rumah warga yang dibangun diatas jalur sungai dan drainase.

“Kami sudah mengecek secara langsung kondisi di lapangan,” ujarnya. (RISMAN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *