Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan, Warga Keramat’ Soroti Pergolakan Papua

Buol- Ks.news.Co.id

Jumat 01/02/2019, bertempat di Kabupaten Buol ,Desa Busak 1,kecamatan Keramat ,Senator DPD RI Hj.Nurmawati Dewi Bantilan S.E.,M.H. kembali menggelar pelaksanaan sosialisasi empat pilar kebangsaan dengan bertatap muka secara langsung pada masayarakat Buol Desa Busak, yang menjadi peserta sosialisasi.

kegiatan yang  dihadiri oleh 150 orang peserta itu ,dirangakai dengan beragam agenda yang antara lain berupa sumbangsi pemikiran dari peserta akan pemikiran mereka terkait kelangsungan Kehidupan bangsa,riuk pikuk beragam fenomena persoalan kebangsaan yang menjadi topik diwaktu saat ini juga tak lepas dari sorotan peserta yang datang dari berbagai latar keterwakilan desa Busak.

kepada perempuan Senator yang telah mewakili masayarakat Sulteng 3 periode di parlemen Dewan Perwakilan Daerah (DPD) MPR Ri itu ,masyarakat antara lain menyampaikan rasa keprihatinan mereka yang mendalam atas kembali bergolaknya Papua dimana sebagaimana informasi yang mereka dapatkan melalui berita kembali  ada gerakan beberapa pihak di Papua yang ingin memisahkan diri dari NKRI.  dimana mereka pula berharap hal itu perlu disikapi dengan sikap hati-hati oleh pemerintah agar masalahnya kemudian dapat diselesaikan dengan baik.

menjawab pengutaraan peserta atas hal itu, NDB Yang Tampil sebagai Keynote speaker dalam agenda pelaksanaan sosialisasi kepada masyarakat mengatakan jika mereka di Senayan  telah terus mendorong agar akar masalah di papua sana dapat diselesaikan.

sebagaimana  diskriminasi, belum optimalnya pembangunan infrastruktur sosial di Papua, khususnya pendidikan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi rakyat.

Di sisi lain, katahnya mereka juga  mengapresiasi langkah pemerintah yang sudah berupaya melakukan pembangunan infrastruktur di sana, termasuk menyamakan harga BBM di Jawa dengan di Papua. dimana saat ini para senator di  DPD RI juga lagi membahas kelanjutan status otonomi khusus di Papua agar berbagai persoalan di sana bisa segera terjawab.

penulis : Ai

editor   Dw

35 thoughts on “Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan, Warga Keramat’ Soroti Pergolakan Papua

  • 15 Mei 2019 pada 21:09
    Permalink

    Terjadi keadilan sosial di Papua agar rakyat Papua jga merasakan kesejahteraan yg sama dengan masyarakat daerah lain di Indonesia dalam ekonomi, kesehatan, pendidikan, dan lainnya. Jiwa nasionalisme itu bisa lahir jika ada keadilan sosial ketika ada ketidakadilan, muncul kecemburuan.

    Balas
  • 15 Mei 2019 pada 22:38
    Permalink

    Sosialisasi 4 pilar kebangsaan oleh senator DPD RI di Kabupaten Buol, Desa Busak 1 ditanggapi oleh masyarakat yang menjadi peserta dalam sosialisasi tersebut. 4 pilar kebangsaan ini harus diterapkan juga kepada masyarakat di Papua agar kualitas hidup maupun kebutuhan mereka tercukupi. Selain itu, agar tidak adanya pergolakan lagi di daerah Papua dan daerah ini sama dengan daerah-daerah lain di Indonesia.

    Balas
  • 16 Mei 2019 pada 05:10
    Permalink

    Sosialisasi 4 pilar kebangsaan ini sangat berperan penting bagi masyarakt khusus masyarakat yg kurang paham akan 4 pilar kebangsaan. Jika masyarakt papua sdh mengetahui peran penting dari 4 pilar tersebut masyarakat atau warga disana tidak dengan mudah untuk mengatakan pindah kewarganegaraan

    Balas
  • 16 Mei 2019 pada 06:14
    Permalink

    Menurut saya sosialisasi 4 pilar kebangsaan tersebut sangatlah bermanfaat bagi masyarakat karna kita ketahui
    Suatu pilar kebangsaan harus kokoh dan kuat untuk menangkal berbagai bentuk ancaman dan gangguan, baik dari dalam maupun dari luar. Pilar kebangsaan Indonesia yang berupa belief system harus dapat menjamin terwujudnya ketertiban, keamanan, kenyamanan, keadilan, dan kesejahteraan bagi semua warga negara.
    Dan menurut saya kegiatan sosialisasi tersebut dapat menjadi contoh kepada masyarakat lain.

    Balas
  • 16 Mei 2019 pada 06:45
    Permalink

    Sosialisasi seperti ini sangat bermanfaat untuk dilakukan di berbagai daerah di Indonesia. Apalagi di Indonesia bagian timur seperti papua ini, pergolakan yang terjadi di Papua memang seharusnya tersorot oleh pemerintah. Bukan hanya di Papua, banyak daerah yang masih membutuhkan turun tangan dari pemerintah.

    Balas
  • 16 Mei 2019 pada 07:28
    Permalink

    Masalah yang di alami oleh Papua merupakan salah satu hal utama yang belum terselesaikan oleh pemerintah hingga saat ini namun upaya-upaya yang sudah maupun sementara dilakukan kiranya mendapatkan hasil dan tanggapan yang baik dari masyarakat Papua. Kita sebagai masyarakat Indonesia kiranya mampu mendukung penuh tindakan yang dilakukan pemerintah serta terus mengawasi setiap tindakan tersebut.

    Balas
  • 16 Mei 2019 pada 07:33
    Permalink

    Menurut saya sosialisasi 4 pilar kebangsaan in sangat bermanfaat, karena ada dengan adanya sosialisasi ini warga dapat memberitahukan keluh dan kesah yang mereka rasakan.

    Balas
  • 16 Mei 2019 pada 07:41
    Permalink

    Saya pikir tindakan papua ingin memisahkan diri dari indonesia itu terjadi karena masyarakat Papua merasa memiliki hubungan budaya yang lebih kuat dengan negara tetangga yaitu Papua Nugini dan negara- negara di timur Pasifik, kemudian mereka beranggapan bahwa kemerdekaan Indonesia yang awalnya tidak termasuk wilayah Papua jadi seolah mereka merasa di anak tirikan, dan yang terpenting mereka percaya diri karena memiliki kekayaan alam yang melimpah ruah yang di buktikan dengan adanya perusahaan terbesar PT freeport dan Papua Barat merasa dirugikan oleh arus imigran yang rutin dari daerah Indonesia yang padat. Itulah sebabnya mereka menginginkan berpisah dari Indonesia sebenarnya ada buruk dan tidaknya dan semua tergantung bagaimana pemerintah menanggapi hal tersebut dan mencarikan solusi khususnya tentang merasa di rugikan oleh arus imigran, dan utamanya bagaimana mengubah pola pikir orang orang agar tidak ikut ke dalam pemikiran yang merujuk memisahkan diri dari indonesia bahkan ingin membentuk negara sendiri. Saya pikir salah satu caranya adalah sosialisasi 4 pilar karena bertujuan memupuk pengetahuan 4 pilar yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika. Dimana dapat memupuk cinta terhadap tanah air. Dan saya pikir cukup baik karena antusias peserta yang mengikuti kegiatan ini bisa mencapai 150 orang dan jtu kategori lebih dari cukup. Dan tugas mereka juga dapat memberi tahu kepada yang lainnya.

    Balas
  • 16 Mei 2019 pada 07:52
    Permalink

    pemerintah seharusnya tidak memperhatikan lingkungan yang berada di perkotaan saja, tetapi juga harus memperhatikan kondidsi lingkungan yang ada di pedesaan khususnya didaerah terpencil yang masih kurang sarana dan prasarananya, seperti dalam pendidikan dan pembangunan.

    Balas
  • 16 Mei 2019 pada 08:42
    Permalink

    Menurut saya masyarakat yang tinggal di Papua juga harus di perhatikan agar mereka tidak memisahkan diri dari NKRI. Dan di sisi lain juga pemerintah sudah membangun infrastruktur di Papua untuk mensejajarkan penduduknya.

    Balas
  • 16 Mei 2019 pada 08:52
    Permalink

    Papua sangat membutuhkan perhatian khusus oleh pemerintah mengenai masalah-masalah yang ada. Jangan sampai papua melepaskan diri dari NKRI. Pendidikan dan perekonomian harus di stabilkan, tidak mempersusah masyarakat-masyarakat disana.

    Balas
  • 16 Mei 2019 pada 09:16
    Permalink

    Sosialisasi yang telah dilakukan sangat bagus karena sebagai masyarakat indonesia seharusnya mendapatkan perlakuan yang sama.

    Balas
  • 16 Mei 2019 pada 09:19
    Permalink

    Dengan adanya sosialisasi 4 pilar kebangsaan merupakan tindakan positif yang baik agar pergolakan papua yang ingin memisahkan diri dari NKRI tersebut yang menjadi persoalan kebangsaan dapat diselesaikan dengan baik dengan tindakan tersebut.

    Balas
  • 16 Mei 2019 pada 09:29
    Permalink

    Sosialisasi 4 pilar kebangsaan sangat perlu untuk dilakukan untuk lebih memaknai arti kebangsaan itu sendiri, Sehingga tidak terjadi pergolakan untuk memisahkan diri dari NKRI.

    Balas
  • 16 Mei 2019 pada 09:44
    Permalink

    Menurut pandangan saya, beberapa pihak yang ingin memisahkan diri dari NKRI itu dipicu oleh kekecewaan mereka terhadap pemerintah pusat yang hanya memfokuskan pembangungan ke pulau Jawa dan terkesan mengesampingkan pulau-pulau yang lainnya.

    Balas
  • 16 Mei 2019 pada 09:47
    Permalink

    hal yang saya tanggapi dalam artikel ini bahwa Papua ingin memisahkan diri dari indonesia karena belum optimalnya pembangunan infrastruktur sosial di daerah mereka, khususnya pedidikan, kesehatan dan pemberdayaan ekonomi rakyat yang merupakan hal terpenting untuk mereka. Menurut saya pemerintah telah meengupayakan hal tersebut meskipun lambat, tentunya hal tersebut perlu pertimbangan, tidak langsung mengeluarkan perintah sesuai kemauannya.

    Balas
  • 16 Mei 2019 pada 09:57
    Permalink

    Menurut saya masyarakat papua kemungkinan ingin memisahkan diri dari indonesia karena budaya mereka yang sangat kuat, terlebih lagi pada masyarakat papua bagian-bagian pelosok. Hal ini perlu diperhatikan dan ditindaklanjuti oleh pemerintah indonesia agar papua tidak jadi memisahkan diri dari indonesia. Apalagi disana juga sedang dalam pembangunan infrastruktur.

    Balas
  • 16 Mei 2019 pada 10:06
    Permalink

    Saya amat setuju dengan diadakannya sosialisasi seperti ini antar warga dan anggota dewan, apalagi membahas soal papua yang memang sudah dari seperti di anak tirikan oleh pemerintah dengan beberapa aturan yang mencolok. Dengan diadakannyya sosialisasi ini pun sebenarnya bias mendorong pemikiran kirtis terkait fenomena-fenomena yang terjadi pada bangsa ini. Semoga tentang papua tak hanya berakhir pada sosialisasi ini saja. Papua butuh kita sebagai saudara mereka, jangan biarkan mereka terbelakang terus. Saya sepakat jika permaslahan papua harus lebih intens disoroti dan diselesaikan.

    Balas
  • 16 Mei 2019 pada 10:29
    Permalink

    semua orang harus bersatu. Tidak boleh terpecah belah, sehingga berbagai kegiatan pembangunan dapat berjalan baik dan lancar. saya berharap agar sosialisasi tersebut tidak hanya dilakukan sekali. Tetapi kalau bisa beberapa kali, sehingga masyarakat setempat mengetahui dan memahami secara baik.

    Balas
  • 16 Mei 2019 pada 11:13
    Permalink

    Sosialisasi 4 pilar yang melibatkan banyak peserta dilakukan di papua ini membahas beberapa hal yang menjadi topik hangat dikalangan masyarakat. Pemerintah bertatap muka langsung dengan masyarakat untuk mengetahui masalah – masalah yang terjadi di daerah mereka sekarang ini. Agar pemerintah dapat mencarikan jawaban serta jalan keluar yang bisa dilakukan untuk memecahkan masalah di daerah tersebut.

    Balas
  • 16 Mei 2019 pada 11:14
    Permalink

    pergerakan beberapa pihak di Papua yang ingin memisahkan diri dengan NKRI sebenarnya sudah sangat sering terjadi dan kini kembali terjadi.Dan saya sangat setuju dengan saudari penulis, agar Pemerintah lebih berhati-hati dalam mengambi langkah untuk hal ini.Dan kami sebagai masyarakat pun sangat mengapresiasikan langkah pemerintah yang sudah berupaya melakukan pembangunan infrastruktur di daerah Papua,juga termasuk menyamakan harga BBM di daerah jawa dengan di Papua.Kami sebagai masyarakat turut mendoakan agar berbagai persoalan di sana segera terselesikan.

    Balas
  • 16 Mei 2019 pada 11:20
    Permalink

    Masyarakat menyampaikan rasa keprihatinan mereka yang mendalam atas kembali begolaknya sebagaimana Papua dimana informasi yang didapatkan melalui berita pada gerakan beberapa pihak di Papua yang ingin memisahkan diri dari NKRI

    Balas
  • 16 Mei 2019 pada 11:22
    Permalink

    pergolakan papua sangat wajar, karena pasti mereka merasa dianaktirikan oleh negara. Namun dengan adanya perhatian-perhatian dari pemerintah seperti harga bbm yang disamakan dengan Jawa, hal ini bisa perlahan mengubah perspektif mereka tenatng negara ataupun pemerintahan, sehingga hal tersebut semoga bisa berlanjut.

    Balas
  • 16 Mei 2019 pada 11:23
    Permalink

    Peningkatan pengetahuan masyarakat papua dan persamaan hak dan perlindungan atau rasa aman harus lebih bisa dirasakan oleh masyrakat papua sehingga mereka tidak mudah untuk digoyahkan oleh siapapun.

    Balas
  • 16 Mei 2019 pada 11:26
    Permalink

    Sosialisasi ini sangat bermanfaat bagi masyarakat agar lebih mengenal tentang pemerintahan Indonesia dan sebaiknya sosialisasi ini bisa diterapkan di daerah lain juga

    Balas
  • 16 Mei 2019 pada 11:41
    Permalink

    masyarakat antara lain menyampaikan rasa keprihatinan mereka yang mendalam atas kembali bergolaknya Papua dimana sebagaimana informasi yang mereka dapatkan melalui berita kembali ada gerakan beberapa pihak di Papua yang ingin memisahkan diri dari NKRI. dimana mereka pula berharap hal itu perlu disikapi dengan sikap hati-hati oleh pemerintah agar masalahnya kemudian dapat diselesaikan dengan baik.

    Balas
  • 16 Mei 2019 pada 11:46
    Permalink

    Menurut saya pemerintah indonesia sangat begitu memperhatikan daerah papua meskipun belum menyeluruh, Bapak Jokowi juga sudah berusaha semaksimal mungkin untuk memperhatikan masyarakat papua dengam membuat akses jalan yang baru baru ini telah telah diselesaikan dan disahkan langsung oleh Bapak jokowi dan pemerintah indonesia sedang berusah untuk membangun infrastruktur sosial di papua terutama pendidikan. Menurut saya pemerintah juga harus menindak lanjuti siapa yang sudah menjadi provokator untuk masyarakat di papua agar papua memisahkan diri dari NKRI dan untuk diskriminasi yang belum usai-usai yang terjadi di papua, para aparat negara juga sedang berusah untuk menanganinya dengan bahkan sudah banyak para aparat negara yang menjadi korban di papua.

    Balas
  • 16 Mei 2019 pada 12:11
    Permalink

    Adanya sosialisasi 4 pilar mengenai persoalan kebangsaan adalah tindakan yang menyampaikan rasa keprihatinan mendalam terhadap bergolaknya Papua agar tidak memisahkan diri dari NKRI karena kurangnya informasi dan tindakan ini merupakan tindakan yang peduli terhadap masyarakat papua

    Balas
  • 16 Mei 2019 pada 12:39
    Permalink

    Pentingnya sosialisasi pilar kebangsaan yaitu agar masyarakat merasa nyaman, aman, tentaram dan sejahtera serta terhindar dari berbagai ancaman baik dari luar maupun dari dalam. Pilar kebangsaan harus dapat menjamin terwujudnya ketertiban, keamanan, kenyamanan, keadilan dan kesejahteraan bagi semua warga negara.

    Balas
  • 16 Mei 2019 pada 12:43
    Permalink

    Memang hal ini penting dalam kemajuan indonesia sebagaiman SDA banya berasal dari papua jadi seharusnya pemerintah dapat lebih memberi perhatian lebih kepada masyarakat di papua agar nantinya kesejahteraan di indonesia dapat merata.

    Balas
  • 16 Mei 2019 pada 13:12
    Permalink

    Semoga pemerintah dapat mengoptimalkan pembangunan papua seperti daerah lainnya di Indonesia baik infrastruktur, pemberdayaan ekonomi, pendidikan dan kesehatan agar masyarakat papua tidak merasakan diskriminasi melainkan diperhatikan sebagai masyarakat RI sehingga dikemudian hari dapat mencegah terjadinya pergerakan-pergerakan untuk memisahkan diri dari NKRI

    Balas
  • 16 Mei 2019 pada 13:18
    Permalink

    Semoga pemerintah dapat mengoptimalkan pembangunan papua seperti daerah lainnya di Indonesia baik infrastruktur, pemberdayaan ekonomi, pendidikan dan kesehatan agar masyarakat papua tidak merasakan diskriminasi melainkan diperhatikan sebagai masyarakat RI sehingga dikemuadian hari dapat mencegah terjadinya pergerakan-pergerakan untuk memisahkan diri dari NKRI

    Balas
  • 16 Mei 2019 pada 13:24
    Permalink

    Sosialisasai 4 pilar kebangsaan sangat baik karena akan menjadi suatu pedoman untuk memaknai arti kebangsaan untuk menghindari hal – hal yang dapat menjadi pergolakan untuk memisahkan diri dari NKRI.

    Balas
  • 16 Mei 2019 pada 14:30
    Permalink

    Menurut saya pemerintah harus lebih meningkatkan pendidikan di Papua. Karena di Papua itu salah satu daerah kaya, tetapi karena kurangnya pendidikan di Papua membuat oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab menyalahgunakan dan pemerintah juga lebih mempercayai hal tersebut di ambil alih oleh masyarakat asing dan imbasnya rakyat kita sendiri yang terancam pengangguran dan pendidikan rendah

    Balas
  • 17 Mei 2019 pada 16:49
    Permalink

    Salah satu kegiatan positif yang dilakukan oleh wakil rakyat Sulawesi tengah tersebut yaitu sosialisai 4 Pilar Kebangsaan di kecamatan Keramat, kabupaten Buol. Menurut saya kegiatan tersebut menjadi ajang interaksi langsung Hj. Nurmawati Bantilan dengan rakyat Sulawesi tengah untuk menanmpung aspirasi-aspirasi masyarakat dan juga sebagai evaluasi hasil kerja pemerintah. Masyararakat menyoroti kembali bergolaknya gerakan beberapa pihak di papua yang ingin memisahkan diri dengan NKRI. Oleh karena itu lewat kegiatan tersebut senator DPR RI tersebut dapat menjawab pernyataan msyarakat tersebut dengan memberikan berbagai solusi yang telah dilakukan oleh pemerintah terkait dengan permasalahan di papua. Apalagi menjelang pemilihan umum ini perlu dilakukan peningkatan terhadap jiwa nasionalisme semua warga negara agar Indonesia dapat menjalankan pemilihan umum dengan baik khusunya di daerah papua dapat terpilih wakil rakyat mereka yang dapat menjaadi penyalur aspirasi kepada pemerintah agar persoalan-persoalan yang terjadi selama ini di sana dapat teratasi dan semua masyarakat dapat hidup sejahtera.

    Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *