KAI SULTENG (Kongres Advokat Indonesia Sulteng) KerjasaSama Dengan Pengadilan Tinggi Sulteng Dalam Sosialisasi E.Court.

KarebaSulteng News co.id.  Palu : Aplikasi e-court merupakan perwujudan dari implementasi Peraturan Mahkamah Agung Nomor 03 tahun 2018 yaitu Administrasi Perkara di Pengadilan Secara Elektronik. Peraturan Mahkamah Agung Nomor 03 tahun 2018 merupakan inovasi sekaligus komitmen bagi Mahkamah Agung Republik Indonesia dalam mewujudkan reformasi di Dunia Peradilan Indonesia (Justice Reform) yang mensinergikan peran Teknologi Informasi (IT) dengan Hukum Acara (IT for Judiciary).

E-Court adalah Aplikasi yang memungkinkan para pencari keadilan dapat melakukan pendaftaran perkara perdata (untuk saat ini) baik itu gugatan maupun permohonan secara online, melakukan pembayaran panjar biaya perkara tanpa harus datang ke pengadilan, dan bahkan notifikasi serta pemanggilannya dilakukan secara elektronik yang dalam hal ini menggunakan e-mail. Untuk saat ini pengguna yang dapat mencicipi layanan Aplikasi e-Court hanya terbatas untuk kalangan Advokat saja.

Olehnya menindaklanjuti regulasi yang dikeluarkan oleh Mahkamah Agung tersebut, DPDKongres Advokat Indonesia merespon secara positif, oleh karena secara langsung membantu dan memudahkan para pencari keadilan, dalam hal ini Advokat, dalam menangani perkara di wilayah hukum Negara kesatuan republik Indonesia. mendasari hal tersebut, KAI Sulteng telah bekerja sama dgn PT sulteng dlm kegiatan sosialisasi Ecourt yg di laksanakan pada hari kamis tgl 6 desember kmarin. Saya selaku Ketua DPD Kongres Advokat Indonesia, Sulawesi Tengah, mngucapkan terima kasuh banyak kepada ketua PT. sulteng, sehingga acara tersebut dpt terlaksana dgn baik dan lancar. Kegiatan ini juga sgat bermnfaat bagi advokat dan pengadilan demi terciptannya dunia peradilan yg berwibawa dan kredibel. Saya juga telah menberi instruksi kepada seluruh advokat Sulawesi Tengah, agar memasukan data diri advokat secara online, dengan mengikuti petunjuk yang telah tersedia melalui situs e-court. Olehnya saya menghimbau agar seluruh advokat di Sulawesi Tengah untuk segera memasukan data diri advokat.

Pengguna terdaftar yang dalam hal ini merupakan Advokat diharapkan dapat lebih siap untuk merespon dan membiasakan diri dengan penggunaan aplikasi ini sebagai bagian dari manajemen perubahan yang bertahap pada bidang manajemen perkara dari sistem manual ke elektronik. Dan tentunya Advokat yang sudah memiliki legalitas seperti disumpah dan sudah divalidasi oleh tiap-tiap Lembaga Advokat. Tentunya bagi para Advokat yang ingin menggunakan Aplikasi e-Court ini harus memenuhi beberapa persyaratan, salah satunya ialah mengunggah Berita Acara (BA) penyumpahan advokat, Mengapa Demikian? Karena, seorang pejabat termasuk profesi Advokat sebelum menjalankan tugas sudah seharusnya mengucapkan Sumpah Jabatan terlebih dahulu menurut ketentuan Perundang-undangan. pengunggahan Berkas Berita Acara (BA) Sumpah Advokat ke dalam Aplikasi e-Court ini pun akan membantu Mahkamah Agung untuk menyusun database advokat serta menghindari pihak-pihak tertuntu yang bertindak sebagai Advokat, padahal yang bersangkutan belum berstatus Advokat sebagaimana yang di syaratkan oleh Undang-undang Advokat No. 18 Tahun 2003 tentang Advokat. Saya juga berharap melalui sistem ECourt, dpat melakukan pngawasan terhadap Advokat yg telah memenuhi persyaratan sebgai Advokat, yg di angkat oleh organisasi advokat yg telah melalui tahapan ujian advokat dan pendidikan advokat.

Penulis  : RL

Editor    : DW

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *