SENATOR NDB’ Kembali ,Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan Di Dapil

Kareba Sulteng News.co.id ~ Palu, Senator DPD RI perwakilan sulteng 3 periode Hj.Nurmawati Dewi Bantilan S.E, M.H,kembali mengelar sosialisasi 4 pilar kebangsaan di daerah pilihan dengan tujuan  untuk semakin Meningkatkan pengetahuan dan Menumbuhkan kesadaran,akan pentingnya seluruh penyelanggara pemerintah dan masyarakat dalam  memahami dan  menerapkan nilai-nilai luhur bangsa dalam kehidupan sehari-hari (Jumat,01/06/2018).

Pelaksanaan sosialisasi yang tergelar oleh NDB,dalam kesempatan dilakukan di kelurahan Duyu Kecamatan tatanga kota palu dengan dihadiri oleh sekitar 150 (seratus Lima puluh) orang peserta.

Terhadap Ndb, melalui kesempatan sosialisasi yang tergelar masyrakat  kemudian mempertanyakan dan mengutarakan  tanggapan mereka sebagaimana tentang Adanya  beberapa pihak yang merindukan Pak Suharto dan Orde Baru karena saat kepemimpinan dari suharto, persatuan dan stabilitas kalah itu  sangat terasa.

Dalam penyampainya masyarakat peserta sosialiasi juga mengapresiasi Upaya Presiden Jokowi dan Wakilnya, Jusuf Kalla untuk membangun infrastruktur di kawasan timur Indonesia, saya kira merupakan langkah yang tepat untuk memperkuat pilar kebangsaan ini. Kita bersyukur karena UU Terorisme telah disetujui, semoga dengan Undang-Undang ini gerakan teroris dapat dihilangkan dari negeri ini karena sangat mengganggu masyarakat dan mengancam NKRI. Mengutamakan tenaga kerja dari dalam negeri daripada tenaga kerja asing bagi saya merupakan wujud dari nilai-nilai empat pilar ini. Semoga Ibu senator bisa ikut memperjuangkan hal tersebut di pusat.

Sementara itu menananggapi berbagai urain  pernyataan dan pertanyaan dari peserta Ndb dalam tanggapanya Berurai bahwa memang tidak dapat dipungkiri ada sisi baik Orde Baru seperti stabilitas ekonomi dan politik. Disisi yang lain, dengan adanya reformasi telah membuka ruang bagi siapapun untuk ikut membangun negara ini. Setiap orang dijamin haknya untuk berkumpul dan berpendapat tentang apapun, termasuk mengkritik pemerintahan yang sah. Kita perlu belajar dari semua pemimpin yang pernah ada di negeri ini agar kedepan kita tidak mengulangi kesalahan.

Lanjut dikatakan perempuan cantik yang di pileg 2019 akan bertabuh di pemilihan legislator DPR RI dapil Sulteng dari partai Golongan Karya (Golkar) itu, bila memang terkait Infrstruktur  menjadi hal yang akan sangat vital untuk mendorong kemajuan suatu daerah. Pembangunan jalan trans Kalimantan, trans Sumatra, trans Papua adalah contoh infrastruktur yang dibangun agar mobilitas orang dan mobilitas barang lebih cepat dan harga bahan pokok menjadi semakin murah di berbagai kawasan di Indonesia. Kita mengapresiasi pemeritahan saat ini yang terus menggenjot pembangunan infrastruktur di daerah terutama kawasan pinggiran. Seperti yang pernah dikatakan oleh Presiden Jokowi yang dilangsir dari “http://batam.tribunnews.com/tag/indonesia” bahwa kita sudah tidak mau membangun dengan paradigma pembangunan infrastruktur yang Jawa sentris, tetapi  HYPERLINK Indonesia sentris.

Alhamdulillah Undang-Undang Terorisme telah disahkan sehingga sudah ada payung hukum bagi aparat untuk melakukan berbagai upaya strategis untuk menyelesaikan persoalan terorisme. Langkah penyelesain secara komprehensip mendesak dilakukan untuk menjaga keutuhan NKRI, yakni dengan melakukan kombinasi hard power dan soft power.  Undang-Undang Terorisme merupakan bentuk penanganan hard power untuk menguatkan landasan hukum dalam mengatasi terorisme, tentu dengan tetap memperhatikan spirit HAM. Selanjutnya, langkah soft power melalui pendekatan agama dan budaya yang melibatkan masyarakat, organisasi masyarakat, kampus, LSM dan lainnya.

Kami di DPD RI telah membuat pansus Tenaga Kerja Asing (TKA) sebagai bentuk keseriusan kami untuk melindungi tenaga kerja lokal. Kami akan terus mendorong agar ada optimalisasi dan maksimalisasi pengawasan ketenagakerjaan dalam penegakan hukum, tutur NDB yang sejak awal tampil selaku keynote Speaker dari pelaksanaan sosialisasi.

Penulis : Dw
Editor   : AR

32 thoughts on “SENATOR NDB’ Kembali ,Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan Di Dapil

  • 15 Mei 2019 pada 20:47
    Permalink

    Sosialisasi 4 pilar kebangsaan di daerah pilihan tujuan untuk semakin meningkatkan pengetahuan dan menumbuhkan kesadaran akan pentingnya dalam memahami dan menerapkan nilai nilai luhur bangsa dalam kehidupan sehari hari. Mengutamakan tenaga kerja dari dalam negeri dari pada tenaga kerja asing bagi dua merupakan wujud dari nilai nilai pilar.

    Balas
  • 16 Mei 2019 pada 06:15
    Permalink

    sosialisasi 4 pilar kebangsaan di daerah pilihan dengan tujuan untuk semakin Meningkatkan pengetahuan dan Menumbuhkan kesadaran,akan pentingnya seluruh penyelanggara pemerintah dan masyarakat dalam memahami dan menerapkan nilai-nilai luhur bangsa dalam kehidupan sehari-hari. Mnurut saya sosialisasi seperti ini harus dilakukan secara rutin agar mengetahui keluh kesa masyarakat terhadap pemerintah.

    Balas
  • 16 Mei 2019 pada 06:51
    Permalink

    Tindakan yang dilakukan oleh masyarakat sudah tepat menunjukkan bahwa masyarakat mendukung jalannya pesta demokrasi yang adil dengan hal ini menunjukkan pula bahwa masyarakat sudah tidak acuh tak acuh dalam pelaksanaan pesta demokrasi seperti tahun-tahun sebelumnya. Namun sebaiknya laporan-laporan yang mengatas namakan kecurangan dan sebagainya itu di konfirmasi dan dilihat terlebih dahulu apakah benar atau tidaknya agar tidak timbul masalah dari antara kedua pihak pasangan calon. Benar atau tidaknya kiranya kedua tim pasangan calon tetap bisa berdamai tidak menimbulkan hal-hal yang menimbulkan rusaknya kesatuan antar masyarakat.

    Balas
  • 16 Mei 2019 pada 06:53
    Permalink

    Pada berita ini sama halnya dengan berita ketiga, sosialisasi seperti ini memang sangat baik untuk di lakukan, selain bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan untuk menumbuhkan kesadaran, hal ini dilakukan agar terjadinya kontak langsung antara pemerintah dan masyarakat itu sendiri. pemerintah dapat tau apa yang diinginkan masyarakat untuk indonesia kedepannya, serta tau keluh kesah dari masyarakat.

    Balas
  • 16 Mei 2019 pada 07:08
    Permalink

    Pemerintah mengeluarkan satu perintah pasti mempunyai alasan yang tepat tidak hanya langsung memberikan arahan yang tidak mempunyai tujuan dan maksud. Pemeri tah mengeluarkan sesuatu itu melihat pertimbangan apa yang terjadi di masyarakat sehingga pemerintah mengeluarkan suatu perintah

    Balas
  • 16 Mei 2019 pada 07:37
    Permalink

    sebaiknya sosialisasi 4 pilar kebangsaan ini harus sering dilakukan oleh NDB agar masalah yang ada dimasyarakat dapat secepatnya tersampaikan dan diselesaikan dengan baik.

    Balas
  • 16 Mei 2019 pada 07:42
    Permalink

    Tindakan yang dilakukan oleh senator DPD RI Hj. Nurmawati Dewi Bantilan, S.E, M.H sangat patut untuk diapresiasi karena tidak semua wakil rakyat saat ini mau mensosialisasikan hal-hal yang berkaitan dengan pemerintahan, kebanyakan hanya melaksanakan proses pemerintahan tanpa melakukan sosialisasi terhadap masyarakat. Dengan adanya sosialisasi masyarakat dapat terbuka wawasannya mengenai proses-proses yang telah diupayakan pemerintah hingga saat itu sehingga dengan demikian masyarakat dapat menyatakan sikapnya mendukung penuh program pemerintah atau malah sebaliknya.

    Balas
  • 16 Mei 2019 pada 07:58
    Permalink

    sebaiknya sosialisasi 4 pilar kebangsaan ini lebih ditingkatkan lagi, khususnya didaerah yang terpencil, yang masih kurang memadai dalam hal pendidikan. agar menjadi edukasi bagi masyarakat untuk lebih memahami dan mengetahui serta menerapkan nilai-nilai luhur bangsa dalam kehidupan sehari-hari.

    Balas
  • 16 Mei 2019 pada 08:31
    Permalink

    Berbicara menegenai 4 pilar kebangsaan yaitu pancasila sebagai dasar dan idelogi negara, UUD 1945 sebagai konstitusi negara, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan negara. Kita ketahui di zaman sekarang banyak terjadi pro kontra dalam masyarakat kita memiliki tantangan dari dalam bangsa (internal) maupun tantangan dari luar bangsa kita (eksternal) Tapi nyatanya saat ini hal yang paling susah di selesaikan adalah tantangan dari internal. Tantangan internal sendiri diantaranya adalah masih lemahnya penghayatan dan pengamalan agama serta munculnya pemahaman terhadap ajaran agama yang keliru, ada pepatah mengatakan Negara bisa maju kalau ada persatuan dan kesatuan. Dan inilah tujuan dari di lakukan sosialisasi empat pilar tersebut. Saya sangat mengapresiasi tinggi karena dari sini pemahaman akan di jelaskan bagaimana seharusnya kita hidup dalam negara Indonesia.

    Balas
  • 16 Mei 2019 pada 08:47
    Permalink

    Menurut saya sosialiasi yang di adakan oleh senator itu sudah tepat dengan adanya sosialisasi tersebut akan menambah pengetahuan masyarakat. Dan semoga undang undang terorisme yang telah di setujui dapat mengurangi kejahatan yang menyerang NKRI. Dan yang lebih penting yaitu mengutamakan tenaga kerja dalam negeri dari pada luar negeri agar mengurangi kemiskinan.

    Balas
  • 16 Mei 2019 pada 08:53
    Permalink

    Sosialisasi 4 pilar ini merupakan tindakan yang sangat baik. Pemerintah lebih memperhatikan tenaga kerja dalam negeri. Jika tidak begitu akan banyak pengangguran di Indonesia dan semakin banyak orang asing masuk ke Indonesia untuk bekerja.

    Balas
  • 16 Mei 2019 pada 09:22
    Permalink

    Sosialisasi yang dilakukan sangat bagus dalam meningkatkan pengetahuan dan menumbuhkan kesadaran akan pentingnya seluruh penyelanggara pemerintah dan masyarakat dalam suatu negara.

    Balas
  • 16 Mei 2019 pada 09:30
    Permalink

    Seharusnya memang seperti itu, Undang-undang terorisme memang perlu adanya karena seperti yang kita ketahui bahwa terorisme sangat meresahkan dan mengancam masyarakat. Selain itu memang seharusnya pengutamaan tenaga kerja dalam negeri itu perlu dilakukan karena kita ketahui sendiri jumlah penggangguran di dalam Negara kita cukup besar.

    Balas
  • 16 Mei 2019 pada 09:35
    Permalink

    Sosialisasi 4 pilar kebangsaan dapat dilakukan dimana saja asalkan tempatnya strategis dan bisa diikuit oleh berbagai kalangan termasuk di Dapil, karena sosialisasi ini bermakna dalam meningkatkan pengetahuan dan menumbuhkan kesadaran akan pentingnya seluruh penyelenggara pemerintah dan masyarakat dalam menerapkan nilai-nilai luhur bangsa dalam kehidupan sehari-hari.

    Balas
  • 16 Mei 2019 pada 09:43
    Permalink

    Dengan adanya sosialisasi 4 pilar kebangsaan di Dapil merupakan tindakan yang berpengaruh positif yang baik dilakukan karena dapat meningkatkan pengetahuan, menumbuhkan kesadaran dan tetap memahami nilai-nilai luhur bangsa dalam kehidupan sehari-hari.

    Balas
  • 16 Mei 2019 pada 09:46
    Permalink

    Saya setuju dengan program kerja dari bapak Jokowi yang memfokuskan untuk membangun infrastruktur, akan tetapi tidak bisa dipungkiri negara kita juga membutuhkan ke stabilan ekonomi untuk menopang kelanjutan hidup dari masyarakat.

    Balas
  • 16 Mei 2019 pada 09:49
    Permalink

    Seharusnya memang seperti itu, Undang-undang terorisme memang perlu adanya karena seperti yang kita ketahui bahwa terorisme sangat meresahkan dan mengancam masyarakat. Selain itu memang seharusnya pengutamaan tenaga kerja dalam negeri itu perlu dilakukan karena kita ketahui sendiri jumlah penggangguran di dalam Negara kita cukup besar.

    Balas
  • 16 Mei 2019 pada 10:07
    Permalink

    Saya sangat setuju dengan diadakannya sosialisasi 4 pilar kebangsaan, dengan itu masyarakat lebih menerapkan di kehidupan sehari-hari mereka. Karena 4 pilar ini merupakan pancasila sebagai ideologi negara, NKRI sebagai bentuk negara, Bhineka tunggal ika sebagai pemersatu bangsa. Tetapi ada sesuatu yang masih keliru yaitu jika dilihat pada masa sekarang tenaga kerja asing lebih banyak daripada tenaga kerja dalam negri itu sendiri, akibatnya banyak penggangguran yang terjadi di negri kita ini. Hal ini juga perlu ditindaklanjuti oleh pemerintah agar para pengangguran berkurang. Dan untuk UUD tentang terorisme itu sangat baik sekali dan sangat membantu para aparat dalam menyelesaikan berbagai persoalan mengenai terorisme.

    Balas
  • 16 Mei 2019 pada 10:08
    Permalink

    Menurut saya berita tersebut sangat mengedukasi. Saya sependapat dengan diadakannya sosialisasi 4 pilar dalam masyarakat. Mengingat pentingnya 4 pilar kebangsaan yang meliputi Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika. Hal tersebut sangat bermanfaat agar masyarakat dapat hidup berdampingan berlandaskan pancasila, taat terhadap UUD 1945, menjaga NKRI dan menghargai perbedaan. Terlebih di era reformasi sekarang ini, semua masyarakat bebas berpendapat dan dengan diadakannya sosialisasi tersebut masyarakat tetap bisa melestarikan nilai-nilai luhur Bangsa Indonesia

    Balas
  • 16 Mei 2019 pada 11:07
    Permalink

    Sosialisasi seperti ini dilakukan sebagai proses pemerintah untuk mengetahui apa – apa saja yang menjadi penghalang serta hal – hal yang menjadi masalah masyarakat dalam menjalani kehidupan dimasa sekarang. Sebagian besar, banyak masyarakat yang suka dengan hasil dari pemimpin yang menjabat sekarang, tetapi masih banyak pula yang merindukan kepemimpinan pak soeharto dan masa orde baru.

    Balas
  • 16 Mei 2019 pada 11:15
    Permalink

    Judul berita kali ini benar-benar sangat bagus dan saya pikir seluruh masyrarakat sangat mengapresiasikan kegiatan ini.Menurut saya kegiatan sosialisasi seperti ini harus sering di lakukan guna meningkatkan pengetahuan dan menumbuhkan kesadaran akan pentingnya seluruh penyelenggara pemerintah dan masyarakat dalam memahami dan menerapkan nilai-niai uhur bangsa dalam kehidupan sehari-hari.Saya juga berfikir bahwasanya kegiatan sosialisasi adalah salah satu media untuk mendengarkan pendepat atau keluhan dari masyarakat.

    Balas
  • 16 Mei 2019 pada 11:17
    Permalink

    Sosialisasi kembali oleh senator NDB terkait dengan 4 pilar kebangsaan merupakan salah satu wadah untuk menyalurkan pendapat masyarakat terkait kebijakan pemerintah pada masanorde baru dan masa reformasi. Meskipun kedua mada pemerintahan ini memiliki kekurangan dan kelebihan masing-masing, namun 4 pilar kebangsaaan sudah ada sejak awal kemerdekaan harus tetap dimiliki dan dijunjung oleh bangsa Indonesia.

    Balas
  • 16 Mei 2019 pada 11:24
    Permalink

    Undang-undang terorisme telah disetujui ,semoga dengan undang-undang ini gerakan teroris dapat dihilangkan dari negeri ini karena sangat menganggu masyarakat dan mengancam NKRI.mengutamakan tenaga kerja dari dalam negeri dari pada tenaga kerja asing bagi saya merupakan wujud dari nilai-nilai 4 pilar ini

    Balas
  • 16 Mei 2019 pada 11:25
    Permalink

    Dalam sosialisasi 4 pilar selain meberikan informasi tentang penigkatan daerah-daerah yang terbelakang, hukum-hukum yang sudah ditetapkan akan lebih baik disertai kegiatan-kegiatan yang dapat memicu masyarakat untuk bisa berbuat hal positif yang bisa berguna bagi kelangsungan hidup masyarakat.

    Balas
  • 16 Mei 2019 pada 11:37
    Permalink

    Sosialisasi 4 pilar ini sangat penting bagi masyarakat dalam menambah pengetahuan masyarakat tentang teorisme, dan sebaiknya pesertanya juga dari kalangan remaja.

    Balas
  • 16 Mei 2019 pada 11:53
    Permalink

    Menurut saya sangat benar dikatakan ibu NDB tersebut dengan adanya UU tentang terorisme aparatur negara kini semakin semangat untuk mensiasati kasus terorisme tersebut karena kejadian tersebut nama Agama Islam semakin mencekam di pandangan dunia. Pada di Agama Islam tidak adanya ajakan atau ajaran saling membunuh kita diajarkan untuk saling menghargai satu sama lain. Nabi Muhammad pun pada saat mayat seorang yahudi lewat dindepan beliau, beliau seketika langsung berdiri dan memberi penghormatan kepada mayat tersebut. Dan para sahabat berkata kepada Nabi Muhammad “mengapa engkau berdiri wahai nabi muhammad itukan mayat seorang yahudi” dan nabi muhammad pun berkata “ia juga seorang yang bernyawa siapapu dia kita harus memberikab penghormatan kepadanya”.

    Balas
  • 16 Mei 2019 pada 12:13
    Permalink

    Adanya sosialisasi 4 pilar mengenai persoalan kebangsaan ini merupakan tindakan yang sangat baik karena sosialisasi ini menyampaikan rasa peduli untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran akan pentingnya nilai-nilai leluhur bangsa dalam kehidupan bermasyarakat

    Balas
  • 16 Mei 2019 pada 12:40
    Permalink

    Kegiatan sosialisasi pilar kebangsaan sangat bermanfaat untuk masyarakat, karena dapat meningkatkan pengetahuan dan menumbuhkan kesadaran masyarakat bahwa betapa pentingnya pilar kebangsaan dalam mewujudkan kehidupan yang nyaman, aman, tentram dan sejahtera serta terhindar dari berbagai ancaman baik dari dalam maupun dari luar. Pilar kebangsaan terdiri atas Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika dan NKRI.

    Balas
  • 16 Mei 2019 pada 12:49
    Permalink

    Sebagaimana yang dimuat dalam berita seharusnya para pemerintah bisa lebih memerhatikan masalah yang lebih berat dari hal ini masalah ini tidak perlu terlalu dititikberatkan karena pancasila sudah cukup mengatur damainya indonesia.

    Balas
  • 16 Mei 2019 pada 13:15
    Permalink

    Semoga dengan adanya UU terorisme ini, hukum dapat ditegakkan dan memberikan kepastian hukum, keadilan dan juga kemanfaatan seperti halnya tujuan hukum itu sendiri dan tentunya diharapkan dapat mencegah terjadinya tindakan terorisme dimasa mendatang, agar masyarakat merasa aman, nyaman dan tentram dalam melakukan aktifitas di negeri yang kita cintai ini

    Balas
  • 16 Mei 2019 pada 14:32
    Permalink

    Menurut saya upaya dari presiden kita harusnya sudah dilakukan diawal masa kepemimpinan, karena rata rata didaerah luar jawa itu kurang diliat atau kurang dipandang oleh pemerintah pusat dan Untuk sosialisasi tentang jiwa memahami budi luhur itu harus terus dilanjutkan dan makin dikembangkan tiap saat, jgn sampai ditinggalkan bahkan dilupakan

    Balas
  • 17 Mei 2019 pada 16:52
    Permalink

    Apa yang dilakukan oleh Hj. Nurmawati Dewi Bantilan merupakan hal yang sangat positif. Apalagi jika kegiatan tersebut dapat dilakukan dengan rutin. Mengingat bahwa senator DPR RI tersebut merupakan perwakilan masyarakat sulteng, jadi sudah sepantasnya ia menggelar kegiatan tersebut di daerah pemilihannya. Apalagi di saat menjelang pemilihan umum, penting untuk meningkatkan dan menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk memahami dan menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Kemudian hal positif lainnya dari kegiatan tersebut adalah senator DPR RI tersebut dapat menyampaikan secara langsung kepada masyarakat hal-hal yang telah dilaksanakan oleh pemerintah maupun parlemen (DPR). Terlebih lagi dapat dengan jelas mendengarkan aspirasi-aspirasi masyarakat daerah pilihannya dengan langsung, yang mungkin saja dapat diperjuangkan di pusat.

    Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *