PENGURUSAN AKTE KELAHIRAN : MASYARAKAT KOTA PALU MERASA DI PERSULIT

Kareba Sulteng News ~ Palu – Masyarakat Kota Palu merasa dipersulit dalam pengurusan Akte Kelahiran. Pasalnya ada persyaratan pengurusan Akte Kelahiran yang sangat tidak masuk akal bagi masyarakat, seperti syarat mengumpulkan Foto Kopy Akte Kelahiran keluarga yang tercantum dalam satu Kartu Keluarga (KK). Jika dalam satu KK berjumlah 8 (delapan) orang termaksud kepala keluarga, maka seluruhnya (8 orang tersebut) harus melampirkan foto kopy Akte Kelahiran.

Salah seorang warga Kota Palu yang tak mau identitasnya disebutkan menjelaskan kepada KS.Com “bayi saya yang baru lahir sebulan yang lalu, rencananya akan dibuatkan Akte Kelahiran. Kemarin (29/05/17) saya mendatangi kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Palu dibagian Pengurusan Akte Kelahiran untuk mengambil Blanko atau Formulir, sekaligus mereka lampirkan kertas yang isinya persyaratan pembuatan Akte Kelahiran. Semua syarat saya sanggupi kecuali poin yang terakhir yang intinya melampirkan foto copy Akte Kelahiran satu keluarga yang namanya terdaftar dalam KK. Sedangkan Saya, Istri saya dan Orang Tua saya yang sudah sangat berumur tidak memiliki Akte Kelahiran, maklum lah, saya dan istri  tidak ada sekolah dan saya hanya seorang buruh kasar. Tapi apa iyah, orang tua saya yang sudah berumur harus buat Akte Kelahiran juga ???   jadi, untuk membuat Akte Kelahiran anak saya, tidak akan bisa jika kami tidak ikut membuat Akte Kelahiran. Dengan terpaksa saya membuatkan juga Akte Kelahiran Saya, Istri saya dan Orang Tua saya”.

Alfrin Magdalena, SE, MM selaku Kepala Bidang Pelayanan Pencatatan Sipil di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Palu yang sempat ditemui KS.Com menerangkan bahwa “Pemerintah sebenarnya tidak mempersulit masyarakat, malahan membantu masyarakat dalam pembuatan akte lahir. Tujuan kami meminta melampirkan akte lahir semua anggota keluarga itu untuk membantu masyarakat jika ada masyarakat yang tidak memiliki atau belum memiliki, maka kami bantu untuk membuatkan supaya semua penduduk Kota Palu memiliki Akte Kelahiran. Lagian kan Gratis, tidak dipungut biaya”.

“Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Ditjen Dukcapil) menegaskan bahwa semua penduduk Indonesia harus memiliki Akte Kelahiran. Dan ini salah satu cara kita supaya semua masyarakat Kota Palu memiliki Akte Kelahiran. Akte Kelahiran itu wajib dimiliki oleh semua penduduk Indonesia dan tugas kami dari Dukcapil memberikan dokumen kependudukan berupa Akte Kelahiran kepada masyarakat, jika ada masalah atau merasa sulit, konsultasikan kepada kami supaya ada solusinya”. Tutur Magdalena

 

Penulis : AR

Editor : DW

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *